13 C
New York
Friday, April 24, 2026

Buy now

spot_img

Dewan Sebut, Kenaikan BBM Ancam Pertumbuhan UMKM

BencoolenTimes.com, – Bahan Bakar Minyak (BBM) resmi dinaikkan pemerintah per 3 September 2022. Hal tersebut disebut akan berdampak terhadap UMKM yang baru merangkak naik pasca pandemi Covid-19.

Anggota Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Bengkulu, Usin Abdisyah Putra Sembiring mengatakan, kenaikan harga BBM tidak menguntungkan masyarakat petani dan sektor UMKM, karena pemerintah hanya mengintervensi para pekerja dan Bantuan Langsung Tunai (BLT), sehingga UMKM tak menjadi sasaran mendapatkan bantuan.

“Geliat para pelaku UMKM sedang merangkak untuk bangkit, setelah selama sekitar dua tahun terakhir terdampak pandemi Covid-19, maka terdapat kekhawatiran kembali terpuruk oleh kenaikan BBM bersubsidi,” kata dia, Senin (5/9/2022).

Usin pun meminta agar pemerintah menghitung realokasi subsidi BBM, dengan mempertimbangkan geliat UMKM yang saat ini sedang tumbuh. Terlebih dengan jumlah 46 ribuan UMKM di Bengkulu.

“Pemerintah harus mengantisipasi dampak dari kenaikan BBM di kalangan UMKM seperti memberikan fasilitas agar para UMKM tidak mati sebelum berkembang,” ungkapnya.

Selain itu, Usin menilai, kebijakan pemerintah pusat dalam menaikkan harga BBM harus terlebih dahulu melakukan penundaan proyek strategi nasional yang menurutnya belum mendesak.

“Empat bulan ke depan harus ditunda dulu lah kenaikan harga BBM ini,” tukasnya.

Namun dirinya tetap optimis, pelaku UMKM tetap dapat bertahan di tengah kenaikan BBM subsidi.

“Ini bukan pertama kalinya para UMKM menghadapi krisis atau kendala. Terbuktinya kekuatan itu tentu harus didukung agar UMKM di daerah dapat mendorong pertumbuhan perekonomian,” pungkasnya. (JRS / Adv)

Popular Articles

spot_img

Stay Connected

0FansLike
3,671FollowersFollow
0SubscribersSubscribe

Latest Articles

error: Opss tulisan ini dilindungi Hak Cipta !!