10.5 C
New York
Wednesday, April 22, 2026

Buy now

spot_img

Diduga ODGJ, Warga Pagar Dewa Ditemukan MD

BencoolenTimes.com – Diduga ODGJ (Orang Dengan Gangguan Jiwa), Warga Desa Pagar Dewa, Kecamatan Kelam Tengah, Kabupaten Kaur bernama Tuswan (48), ditemukan sudah Meninggal Dunia (MD) di areal perkebunan Kelapa Sawit yang masuk wilayah Desa Talang Marap, Kecamatan Kelam Tengah.

Diduga ODGJ, warga Desa Pagar Dewa, Kecamatan Kelam Tengah, Tuswan ditemukan sudah MD sekitar pukul 10.00 WIB, Sabtu pagi, 28 Februari 2026 oleh dua warga yang sedang memanen Kelapa Sawit.

Korban pertama kali di temukan Reval (30) pemilik kebun dan warga lain bernama Wido yang sedang memanen buah Kelapa Sawit. Saat itu, Reval dan Wido mencium bau tidak sedak di sekitar mereka panen.

Baca Juga  Pemuda Kabupaten Kaur Gandir Pakai Nilon

Selanjutnya, Reval dan Wido mencoba mencari tahu dimana sumber bau tersebut, karena mengira kemungkinan ada bangkai hewan mati. Keduanya terkejut setelah menemukan sumber bau tidak sedap tersebut, ternyata adalah mayat dari korban dengan posisi terlentang.

Mendapati hal tersebut, keduanya langsung menghubungi warga lain agar menyampaikan kepada Kepala Desa (Kades) setempat dan pihak kepolisian, dalam hal ini Polsek Kemuning.

Setelah itu, informasi penemuan jenazah korban menyebar di masyarakat dan langsung berdatangan ke lokasi penemuan. Saat itulah, salah satu warga bernama Imarlisno mengenali korban, karena masih ada hubungan kekerabatan.

Baca Juga  Polres Kaur Tetapkan 5 Tersangka Kasus Bapak Bejat

Saat itu, anggota kepolisian langsung berdatangan ke lokasi guna melakukan pengecekan sekaligus melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) temuan jenazah korban.

Selanjutnya, polisi dan warga mengevakuasi jenazah dengan menggunakan kantong mayat dan membawa jenazah dengan Ambulance yang langsung menuju rumah duka.

Keluarga yang sudah menunggu, langsung bersiap melakukan Fardu Kipayah terhadap jenazah korban. Karena keluarga korban sudah mengihklaskan kepergian korban dengan membuat surat pernyataan penolakan Otopsi terhadap jenazah korban.

Berdasarkan keterangan pihak keluarga, Perangkat Desa Setempat dan warga lainnya, korban disebut memang mengalami Gangguan Jiwa alias ODGJ sejak usia 20 tahun.

Baca Juga  Resahkan Masyarakat, Sabung Ayam Digerebek

Bahkan korban diinformasikan sudah pernah dibawa berobat ke Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Kota Bengkulu. Korban disebutkan juga sudah 4 hari tidak pulang ke rumah.

Sehari-hari, korban memang sering pergi ke kawasan perkebunan warga masyarakat dan pulang ke rumahnya tanpa menentu waktunya dan selama ini tinggal bersama adiknya di Desa Pagar Dewa.

Kapolres Kaur AKBP Alam Bawono melalui Kasi Humas IPTU Slamet Ambyah mengimbau masyarakat agar segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila menemukan kejadian serupa atau hal-hal yang mencurigakan di lingkungan sekitar, guna penanganan cepat dan tepat dengan menghubungi layanan Polisi.(OIL)

Popular Articles

spot_img

Stay Connected

0FansLike
3,671FollowersFollow
0SubscribersSubscribe

Latest Articles

error: Opss tulisan ini dilindungi Hak Cipta !!