Home Hukum Dua Bandar Narkoba Diringkus Bersama 25 Paket Sabu

Dua Bandar Narkoba Diringkus Bersama 25 Paket Sabu

BencoolenTimes.com, – Anggota Subdit III Direktorat Res Narkoba Polda Bengkulu berhasil meringkus dua orang pria yang diduga sebagai bandar sabu Senin, (28/9/2020) sekira pukul 11.00 WIB.

Dua orang tersebut adalah ES warga Perum Pesona Bintang blok B, Kelurahan Bentiring, Kecamatan Muara Bangkahulu, Kota Bengkulu dan JN warga Jalan Salak 1, Kelurahan Dusun Besar, Kecamatan Singaranpati, Kota Bengkulu.

Kapolda Bengkulu Kapolda Bengkulu Irjen Pol. Drs.Teguh Sarwono melalui Kabid Humas Polda Bengkulu Kombes Pol Sudarno, Selasa (29/9/2020) mengatakan, penangkapan dipimpin Direktur Reserse Narkoba Kombes Pol Rohadi, S.IK.

Penangkapan dua tersangka sendiri merupakan hasil pengembangan dari tersangka AD yang ditangkap beberapa waktu lalu.

Pengakuan AD, barang haram sabu ia dapatkan dari tersangka ES, atas dasar itu anggota langsung melakukan penangkapan.

Selain menangkap tersangka, polisi berhasil mengamankan barang bukti 25 paket sabu dari penggeledahan dikediaman ES.

Waktu polisi melakukan penggeledahan dikediaman ES terlihat seorang pria berinisial JN mendatangi kediaman ES.

JN diduga adalah rekan kerja ES dalam melancarkan aksi pengedaran Narkotika jenis sabu tersebut. Selanjutnya anggota mengamankan JN.

Saat polisi menggeledah JN tidak ditemukan narkotika jenis apapun pada tubuhnya.

Tak sampai disitu, anggota yang merasa ada kejanggalan terhadap JN lalu polisi mengintrogasi ES.

Disitu ES mengaku ada ada 1 unit timbangan digital sudah dititipkan kepada JN.

Timbangan digital tersebut yang gunakan untuk menimbang dan pemaketan sabu secara bersama-sama.

Lalu tim Subdit III melakukan penggeledahan di kediaman JN dan berhasil menemukan 1 unit timbangan digital yang disimpan didalam mobil angkot.

Tersangka ES dan JN beserta bukti 25 paket sabu, dua unit HP merek OPPO dan merek nokia warna putih.

Kemudian satu unit timbangan digital, satu unit Mitsubisi angkot juga selembar STNK diamakan di Direktorat Resnarkoba.

“Dari penangkapan ini kita masih terus melakukan pengembangan lebihlanjut,” jelas Sudarno. (Bay)