32.6 C
New York
Thursday, May 21, 2026

Buy now

spot_img

Dua Nama Calon Komisaris Independen Diusulkan

BencoolenTimes.com – Dua nama calon Komisaris Independen diusulkan dalam pembahasan pada Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) tahun buku 2025 yang di gelar di Aula H. Mochtar Azehari, Graha Bank Bengkulu, Rabu pagi, 28 Januari 2026.

Dua nama tersebut, masing-masing Aprikie Putra Wijaya dan Sulian Risman. ‘’Ada dua nama yang diusulkan untuk posisi Komisaris Independen, yaitu Aprikie Putra Wijaya dan Sulian Risman,’’ sebut Gubernur Bengkulu, Helmi Hasan saat wawancara dengan para wartawan setelah memimpin RUPS.

Selain itu, dalam pelaksanaan RUPS, Gubernur Helmi Hasan menyampaikan apresiasinya atas capaian kinerja Bank Bengkulu. Diharapkan Bank Bengkulu bisa terus berkontribusi dalam memperkuat kapasitas fiskal daerah, mempercepat pembangunan dan dalam rangka ikut meningkatkan kesejahteraan masyarakat Provinsi Bengkulu.

Baca Juga  Gubernur Bengkulu Adopsi 5 Pohon Asuh di Hutan Lindung, WARSI: Komitmen Nyata Jaga Kelestarian Alam

‘’Dengan semangat transformasi, profesionalisme, dan kolaborasi, kita optimistis Bank Bengkulu akan terus memperkuat perannya sebagai penggerak perekonomian daerah, mitra pembangunan yang terpercaya, serta institusi perbankan yang berdaya saing dan berkelanjutan,’’ ungkap Gubernur Helmi Hasan.

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama (Dirut) Bank Bengkulu, Iswahyudi menyampaikan, sepanjang tahun 2025 penyaluran kredit Bank Bengkulu meningkat hingga 5,45 persen atau menjadi Rp 7,816 triliun. Di sisi lain, penghimpunan Dana Pihak Ketiga (DPK) tumbuh hingga 2,52 persen dengan total mencapai Rp 8,205 triliun.

Baca Juga  Direktur Kepatuhan Bank Bengkulu Dilantik Gubernur Helmi Hasan

‘’Dari sisi profitabilitas, Bank Bengkulu membukukan laba setelah pajak sebesar Rp135,146 miliar, meningkat signifikan 34,70 persen dibandingkan tahun 2024,’’ sampai Iswahyudi.

Kemudian, kata ISwahyudi, kinerja positif tersebut ditopang oleh rasio keuangan yang tetap terjaga pada level sehat, dengan Return on Assets (ROA) sebesar 1,64 persen, Return on Equity (ROE) 9,51 persen, serta Capital Adequacy Ratio (CAR) sebesar 25,11 persen.

Adapun posisi modal inti per 31 Desember 2025 tercatat sebesar Rp 1,453 triliun, yang semakin memperkuat struktur permodalan bank untuk mendukung ekspansi bisnis secara pruden dan berkelanjutan.

Baca Juga  Partono, Calon Sekda Lebong, Ini Profilnya

Dilanjutkan Iswahyudi, dukungan terhadap sektor produktif, khususnya usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM), tetap menjadi prioritas utama Bank Bengkulu dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Sinergi dengan pemerintah daerah, lembaga, serta para pemangku kepentingan lainnya juga terus diperkuat guna menghadapi tantangan digitalisasi dan ketidakpastian ekonomi global.

‘’Kolaborasi ini sekaligus mempertegas peran Bank Bengkulu dalam membangun ekosistem ekonomi daerah yang inklusif, tangguh, dan berdaya saing,’’ imbuh ISwahyudi.(PUL/RMC)

Popular Articles

spot_img

Stay Connected

0FansLike
3,671FollowersFollow
0SubscribersSubscribe

Latest Articles

error: Opss tulisan ini dilindungi Hak Cipta !!