BencoolenTimes.com – Bupati Rejang Lebong, M. Fikri Thobari, menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rejang Lebong dalam mendukung penguatan tata kelola pertanahan yang saat ini terus digalakkan oleh pemerintah pusat.
Komitmen tersebut ditegaskan Bupati Fikri Thobari saat menghadiri dan mengikuti penandatanganan Nota Kesepakatan antara Pemerintah Provinsi Bengkulu dengan Badan Bank Tanah, yang digelar di Sari Pacific Jakarta, Selasa (13/1/2026).
Penandatanganan Nota Kesepakatan ini bertujuan memperkuat sinergi dan koordinasi antara pemerintah daerah dan Badan Bank Tanah, khususnya dalam mendukung penataan, pengelolaan, serta pemanfaatan tanah secara tertib, terencana, dan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan guna menunjang pembangunan daerah.
Selain Bupati Rejang Lebong, kegiatan tersebut juga dihadiri sejumlah kepala daerah di Provinsi Bengkulu, di antaranya Wali Kota Bengkulu Dedy Wahyudi, Bupati Bengkulu Utara Arie Septia Adinata, dan Bupati Seluma Teddy Rahman.
Turut hadir pula Bupati Bengkulu Tengah Rachmat Riyanto, Bupati Kepahiang Zurdi Nata, Bupati Lebong Azhari, Bupati Mukomuko Choirul Huda, Bupati Bengkulu Selatan Rifai Tajuddin, serta Bupati Kaur Gusril Pausi.
Bupati Fikri Thobari menyampaikan bahwa pada prinsipnya Pemkab Rejang Lebong mendukung penuh penguatan tata kelola pertanahan melalui kolaborasi antara pemerintah daerah dan lembaga terkait, dengan tetap mengedepankan asas kepastian hukum, keterpaduan perencanaan, serta kepentingan masyarakat.
“Kehadiran Bank Tanah diharapkan dapat menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam mendukung perencanaan dan penyediaan lahan bagi kepentingan pembangunan, sehingga pemanfaatan tanah dapat berjalan lebih tertib, terarah, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Bupati Fikri Thobari.
Melalui Nota Kesepakatan ini, diharapkan terbangun kesamaan persepsi dan koordinasi yang lebih solid antara Pemerintah Provinsi Bengkulu, pemerintah kabupaten/kota, dan Badan Bank Tanah dalam mendukung pembangunan daerah yang berkelanjutan.
Kegiatan penandatanganan Nota Kesepakatan tersebut berlangsung tertib dan lancar, serta diharapkan menjadi dasar penguatan kerja sama antarpemangku kepentingan ke depan.(OIL)



