24.1 C
New York
Tuesday, May 26, 2026

Buy now

spot_img

Elisa Ermasari Siap Menjaga, Mempromosikan, Sekaligus Merangkul Keragaman Budaya

BencoolenTimes.com – Elisa Ermasari, seorang pengusaha sukses dan tokoh masyarakat di Bengkulu, berbagi cerita inspiratif tentang bagaimana ia menjadi jembatan penyatuan dua budaya besar Indonesia dalam kehidupannya sehari-hari. Lahir dan besar di Bengkulu, Elisa mewarisi kekayaan budaya dari kedua orang tuanya.

Ibunya dari keturunan Serawai dan Rejang, sementara ayahnya berasal dari suku Serawai yang menggambarkan kekayaan dan keragaman budaya di Provinsi Bengkulu. Dalam usahanya yang bergerak di bidang Bahan Bakar Minyak dan Gas, juga telah memberikan kontribusi signifikan bagi perekonomian lokal dengan mempekerjakan 90% tenaga kerja asli Bengkulu. ‘’Kami berusaha menciptakan dampak positif yang besar dalam pengembangan ekonomi lokal,’’ ungkap Elisa.

Baca Juga  Sukses Pelaksanaan Forbisda, Langkah Nyata Perkuat Konektivitas Antar Pelaku Usaha

Menikah dengan Gajendra Harbiandri, yang berasal dari keluarga Jawa, menurut Elisa, juga menjadi perwujudan nyata dari persatuan dua etnis terbesar di Indonesia, menyatukan tradisi Melayu Sumatera dan Budaya Jawa. ‘’Perkawinan kami adalah simbol dari kekayaan dan keragaman budaya Indonesia, yang saya banggakan,’’ ucap Elisa.

Bahkan, sambung Elisa, dirinya tidak hanya fokus pada bisnis, tetapi juga aktif dalam menjaga dan mempromosikan budaya daerah, sekaligus merangkul keragaman budaya yang ada di Indonesia. ‘’Saya percaya bahwa dengan memahami dan menghargai keragaman budaya, kita dapat memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa,’’ sambung Elisa.

Baca Juga  Terpilih Aklamasi, Fonika Thoyib Resmi Pimpin Mafindo Bengkulu

Selain itu, lanjut Elisa, komitmen dalam membangun akan dilakukan juga pada sektor olahraga, khususnya sepak bola, di Provinsi Bengkulu. Hal ini dinilai penting, dalam rangka pembinaan bakat dan potensi anak-anak sejak dini untuk mempersiapkan mereka mencapai prestasi di tingkat nasional dan internasional. ‘’Pembinaan dari dasar sangat penting untuk menghasilkan pemain sepak bola yang berkualitas dan berdaya saing,’’ lanjut Elisa.

Apa yang ada pada dirinya, tambah Elisa, diharapkan menginspirasi sekaligus bisa menjadi contoh keberhasilan penyatuan budaya. Serta menjadi bukti nyata kontribusi terhadap pembangunan ekonomi lokal dan pengembangan bakat muda. ‘’Ini sebagai bukti, bahwa kekayaan budaya Indonesia adalah sumber kekuatan dan inspirasi untuk pembangunan yang lebih inklusif serta berkelanjutan,’’ demikian Elisa.(OIL)

Popular Articles

spot_img

Stay Connected

0FansLike
3,671FollowersFollow
0SubscribersSubscribe

Latest Articles

error: Opss tulisan ini dilindungi Hak Cipta !!