13.1 C
New York
Monday, May 25, 2026

Buy now

spot_img

Harga Tomat Sering Anjlok, Ini Program dan Strategi yang Ditawarkan Paslon Bupati dan Wakil Bupati RL Jika Terpilih

BencoolenTimes.com – Tiga Pasangan Calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Rejang Lebong tahun 2024 adu argumen soal hilirisasi hasil pertanian dalam debat pamungkas yang diselenggarakan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Rejang Lebong di Ballroom Hotel Mercure Bengkulu, Minggu malam, 17 November 2024.

Saat pertanyaan soal bagaimana strategi pasangan calon menjaga kestabilan harga ditingkat petani dikaitkan dengan hilirisasi hasil pertanian, Paslon nomor urut 03, Syamsul Effendi dan Juhendra Siregar memberikan jawaban.

”Harga pasar memang sulit dikendalikan, kita pemerintah cuma mengatur regulasi untuk permintaan dan penawaran tersebut murni ditentukan oleh harga pasar sendiri. Kemudian, kita mengajak petani untuk mengolah hasil pertanian agar menambah nilai harga jualnya,” ungkap Juhendra.

Sementara itu, Paslon nomor urut 01 Fikri Thobari dan Hendri mengungkapkan bahwa, apabila mereka terpilih menjadi bupati dan wakil bupati Rejang Lebong ke depan maka akan mendirikan pabrik Saos Tomat untuk menampung panen melimpah dari petani sehingga bisa menjaga harga jual.

”Insya Allah, jika Fikri dan Hendri terpilih, kita akan bangun pabrik Saos Tomat di Rejang Lebong,” sampai Hendri.

Paslon nomor urut 02, Hendra Wahyudiansyah dan Herizal Apriansyah akan membuat regulasi yang mengatur masuknya hasil pertanian ke Kabupaten Rejang Lebong.

“Kita akan atur gudang-gudang besar itu, kapan boleh mengambil hasil pertanian dari luar dan kapan tidak boleh, kalau memang di dalam daerah kita membutuhkan maka kita perbolehkan barang itu masuk. Tapi kalau harga masih standar maka tidak dibolehkan barang masuk ke Rejang Lebong,” ucap Herizal.

Ditambahkan, Hendra bahwa, pasangan nomor urut 02 akan membeli hasil pertanian oleh pemerintah daerah dengan harga yang wajar dan akan dibagikan ke kelompok masyarakat yang akan mengelola barang tersebut.

“Seperti hasil panen Tomat ini akan kita berikan ke home industri agar bisa diolah menjadi Saos tomat dan ini salah satu bentuk pembinaan kita dari pemerintah,” tukas Hendra.(JUL)

Popular Articles

spot_img

Stay Connected

0FansLike
3,671FollowersFollow
0SubscribersSubscribe

Latest Articles

error: Opss tulisan ini dilindungi Hak Cipta !!