HP Dirampas dan Diancam Akan Dibunuh, Warga Napal Putih Lapor Polisi

Ilustrasi

BencoolenTimes.com, – Salah satu Warga Desa Talang Berantai Kecamatan Napal Putih Kabupaten Bengkulu Utara melaporkan Tindak Pidana Pencurian dan Kekerasan (Curas) ke Polres Bengkulu Utara Polda Bengkulu, Selasa (29/09) sekitar pukul 17.00 WIB.

Dugaan curas yang dialami korban terjadi di wilayah Perkebunan PT. Diamon Prima Cemerlang desa Ulak Tanding Kecamatan Batik Nau Kabupaten Bengkulu Utara.

Kapolda Bengkulu Irjen Pol Teguh Sarwono melalui Kabid Humas Polda Bengkulu Kombes Pol Sudarno, Rabu (30/9/2020) berdasarkan keterangan korban, kejadian bermula pada saat korban sedang bersama SD
dan BA.

Kemudian korban bertemu dengan saudara S (pelaku) dan pelaku mengatakan kepada korban “apo gawe kau disini?.

Lalu korban menjawab “aku keliling kontrol” pelaku berkata lagi “kau videokan aku, sini hp kau”. korban menjawab “idak, aku dak ndak ngasih Hp ko”. Setelah itu korban pergi kearah Camp.

“Tanpa disadari pelaku akhirnya menyusul korban dengan menggunakan sepeda motornya dan langsung menghadang korban serta memaksa mengambil Hp merek OPPO H3S dikantong celana sebelah kiri korban sambil mencabut sajam yang berada dipinggangnya,” kata Sudarno.

Terduga pelaku sempat melakukan pengancaman “kalau kau idak ndak ngasih HP, kubunuh kau” setelah mendapatkan HP korban, terduga pelaku langsung pergi meninggalkan tempat kejadian setelah dipisah oleh SD dan BA.

Akibat dari kejadian tersebut, korban mengalami kerugian sebesar Rp. 2.000.000 (Dua Juta Rupiah).

“Hingga saat ini kepolisian masih mendalami kasus tersebut dan kami akan terus mencari saksi-saksi lainnya guna menggungkap adanya dugaan kasus pencurian bukan pertama kalinya serta mengamankan barang bukti untuk kepentingan penyidikan,” jelas Sudarno. (Bay)