BencoolenTimes.com – Gubernur Bengkulu, yang diwakili oleh Kepala Badan Kesbangpol Provinsi Bengkulu, Jaduliwan membuka acara Rapat Koordinasi Kegiatan Badan Nasional Pencegahan Terorisme (BNPT) di Provinsi Bengkulu.
Rapat yang diadakan pada hari Jumat, 15 November 2024, di salah satu hotel di pusat Kota Bengkulu. Hadi dalam kegiatan tersebut, unsur Forkopimda, Densus 88, Kementerian Agama (Kemenag), akademisi, serta perwakilan organisasi masyarakat seperti Nahdlatul Ulama (NU), Muhammadiyah dan Forum Komunikasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Provinsi Bengkulu.
Dalam sambutannya, Jaduliwan, menyampaikan bahwa pencegahan terorisme merupakan tugas bersama, yang melibatkan berbagai elemen masyarakat dan lembaga negara. Sinergi antara aparat keamanan, organisasi kemasyarakatan, serta lembaga pendidikan, sangatlah penting dalam mencegah berkembangnya radikalisasi dan terorisme.

‘’Acara rapat koordinasi ini bertujuan untuk meningkatkan kerjasama antara berbagai pihak dalam upaya pencegahan terorisme di Provinsi Bengkulu,’’ kata Jaduliwan.
Para peserta rapat juga diberikan kesempatan untuk berdiskusi mengenai langkah-langkah konkret yang dapat diambil guna memperkuat kewaspadaan dan memperkecil potensi ancaman terorisme di daerah.
Salah satu fokus pembahasan dalam pertemuan ini adalah peningkatan peran serta masyarakat dalam mendeteksi dini potensi radikalisasi dan menyebarluaskan nilai-nilai toleransi antar umat beragama. Para peserta juga diminta untuk aktif dalam mengidentifikasi serta menangkal ideologi yang dapat mengarah pada tindakan terorisme.
Dalam kesempatan ini, BNPT mengapresiasi komitmen yang ditunjukkan oleh Pemerintah Provinsi Bengkulu dan seluruh pihak yang terlibat dalam upaya bersama untuk menjaga keamanan dan ketenteraman di daerah. Dengan kerjasama yang solid, diharapkan Provinsi Bengkulu dapat menjadi daerah yang bebas dari ancaman terorisme dan radikalisasi.(JUL)



