18.4 C
New York
Tuesday, June 16, 2026

Buy now

spot_img

JANGAN LAGI MAKAM DIKERAMIK

Sering kita jumpai kuburan semrawut. Sudahlah dikeramik, posisinya pun tak beraturan. Ada yang lurus, ada yang melintang dan makan tempat. Akibatnya TPU (tempat pemakaman umum) penuh.

Ke depan, jangan lagi ada makam yang dikeramik. TPU Kota Bengkulu akan ditata ulang. TPU Padang Dedok layak jadi percontohan. Sekitar 10 makam sudah ditata tanpa keramik. Diantaranya, makam dr Zayadi Husein, S.PoG (alm).

Adalah Sugito, Ketua TPU Padang Dedok yang kami (wali-wawali) minta untuk menata TPU. Dia begitu bersemangat. “Begini Mas, contoh makam ke depan,” saya memotivasinya dengan mengirim foto makam.

Baca Juga  Gubernur Helmi Hasan Minta Hasil Penilaian Skor SPMB SMA/SMK Harus Terbuka

Dalam hitungan hari, dia langsung mengerjakan. Dan kini, TPU Padang Dedok mulai tertata layaknya makam di kota-kota besar.

Camat, Lurah dan pengurus makam di Kota Bengkulu kami minta untuk mulai menata TPU. TIDAK BOLEH LAGI MAKAM DIKERAMIK. Dalam agama pun melarang kuburan disemen/dikeramik.

UJH (Ustad Junaidi Hamzah) setiap ceramahnya bahkan menyebut HARAM HUKUMNYA MENGKERAMIK KUBURAN.

* Catatan Dewa (Dedy Wahyudi) Wakil Walikota Bengkulu.

* Kota Bengkulu, Jumat, 10 September 2021.

Popular Articles

spot_img

Stay Connected

0FansLike
3,671FollowersFollow
0SubscribersSubscribe

Latest Articles

error: Opss tulisan ini dilindungi Hak Cipta !!