9.2 C
New York
Tuesday, March 10, 2026

Buy now

spot_img

Kabupaten Rejang Lebong Raih Peringkat III Penilaian Penurunan Stunting Tingkat Provinsi

BencoolenTimes.com – Kabupaten Rejang Lebong raih Peringkat III Penilaian Kinerja Aksi Konvergensi Percepatan Penurunan Stunting Kabupaten/Kota Tahun 2025.

Hal ini terungkap saat Wakil Gubernur (Wagub) Bengkulu, Mian menyerahkan penghargaan di akhir acara kepada tiga kabupaten dengan penilaian kinerja terbaik dalam Aksi Konvergensi Percepatan Penurunan Stunting Tahun 2025.

Kabupaten Rejang Lebong meraih Peringkat III dengan skor penilaian 79,27 dan Peringkat II diraih Kabupaten Bengkulu Selatan dengan skor 91,37. Sedangkan untuk posisi teratas, atau Peringkat I, berhasil diraih Kabupaten Kepahiang dengan skor 93,08.

Baca Juga  Hampir Setahun Buron, Pelaku Curat di Rejang Lebong Ditembak Polisi
Kabupaten Rejang Lebong
BUKA: Wakil Gubernur Bengkulu, Mian didampingi Penjabat Sekda, Herwan Antoni, membuka acara Penilaian Kinerja Aksi Konvergensi Percepatan Penurunan Stunting Kabupaten/Kota Tahun 2025 yang digelar di Ruang Rapat Lantai III Kantor Gubernur Bengkulu, Rabu pagi, 27 Agustus 2025.

Wagub Mian saat membuka kegiatan di Ruang Rapat Lantai III Kantor Gubernur Bengkulu, Rabu, 27 Agustus 2025 mengungkapkan, penurunan stunting harus dilakukan secara serius dan terpadu. Selain itu, stunting merupakan persoalan kompleks yang tidak hanya terkait dengan isu kesehatan.

‘’Stunting adalah persoalan kompleks, bukan hanya isu kesehatan, tetapi juga isu pembangunan manusia. Oleh karena itu, peran seluruh lintas sektoral sangat krusial,’’ sampai Wagub Mian.

Wagub Mian mengungkapkan, penanganan stunting dan kemiskinan merupakan masalah serius yang harus menjadi prioritas. Pada 2024 lalu, prevalensi stunting di Provinsi Bengkulu berhasil turun menjadi 18,8 persen.

Baca Juga  Reses Anggota DPRD Provinsi Bengkulu, Berikut Aspirasi Masyarakat Lebong Untuk Epriya
Kabupaten Rejang Lebong
PENGHARGAAN: Wagub Bengkulu, Mian menyerahkan pernghargaan kepada kabupaten/kota peraih peringkat 3 besar penilaian penanganan stunting.

Untuk mempercepat penurunan angka stunting, Mian menegaskan pentingnya sinergi melalui pendekatan pentahelix yang melibatkan pemerintah, akademisi, dunia usaha, komunitas masyarakat dan media.

‘’Melalui gerakan bapak asuh stunting genting, kita ingin mendorong orang tua asuh cegah stunting sekaligus memperkuat keluarga agar lahir generasi yang sehat dan bebas stunting,’’ imbuh Mian.

Sementara itu, Wakil Bupati (Wabup) Rejang Lebong, Hendri Praja mengungkapkan rasa syukurnya dengan prestasi yang sudah diraih Kabupaten Rejang Lebong dalam upaya penurunan angka stunting.

‘’Prestasi ini tentu bukan hanya kebanggaan, namun akan menjadi motivasi agar kami, Pemkab Rejang Lebong harus terus meningkatkan upaya penurunan angka stunting. Sehingga kedepan bukan hanya bisa meraih peringkat terbaik, namun sekaligus bisa menghilangkan stunting di Kabupaten Rejang Lebong,’’ singkat Wabup Hendri.(OIL)

Popular Articles

spot_img

Stay Connected

0FansLike
3,671FollowersFollow
0SubscribersSubscribe

Latest Articles

error: Opss tulisan ini dilindungi Hak Cipta !!