23.3 C
New York
Thursday, June 25, 2026

Buy now

spot_img

Kanwil Ditjenpas Bengkulu Gelar Tasyakuran Hari Bakti Pemasyarakatan ke-61, Empat Petugas Terbaik Diberikan Penghargaan

BencoolenTimes.com – Kanwil (Kantor Wilayah) Ditjenpas (Direktorat Jenderal Pemasyarakatan) Provinsi Bengkulu, menggelar kegiatan tasyakuran dalam rangka Hari Bakti Pemasyarakatan Ke-61 tahun.

Dalam kesempatan tersebut, empat petugas penjaga pintu utama (P2U) Lapas atau Rutan dapat penghargaan dari Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Bengkulu pada Senin, 28 April 2025 di Lapas Kelas IIA Bengkulu.

Keempat petugas P2U terbaik ini yaitu, Muhammad Fadhil KF dan Dwi Syahputra yang betugas di Rutan Kelas llB Bengkulu (Malabero) yang berhasil menggagalkan penyeludupan narkoba. Serta Andreansyah dan Yobi Sahputra yang bertugas di Lapas kelas IIA Bengkulu berhasil menggagalkan penyelundupan handphone.

Atas keberhasilannya tersebut, keempat petugas ini diberikan penghargaan atas berupa piagam penghargaan dan pin mas yang diserahkan oleh Sekda Kota Bengkulu Arif Gunadi.

Dalam kesempatan itu, Kakanwil Ditjenpas Bengkulu Haposan Silalahi mengungkapkan, bahwa dalam rangka Tasyakuran Hari Bhakti Permasyarakatan ke-61 tahun ini ada beberapa katagori penghargaan yang diberikan.

‘’Kita tadi memberikan penghargaan kepada petugas yang telah berhasil menggagalkan masuknya barang-barang terlarang, terutama empat orang kemarin itu menggagalkan narkoba ke dalam Lapas oleh pengunjung,’’ ungkap Haposan.

Haposan berharap ke depan lembaga permasyarakatan ini terus memberikan banyak manfaat untuk masyarakat. ‘’Kita berharap kepada semua jajaran di permasyarakatan ini semakin matang sama dengan usianya yang sudah enam puluh satu tahun, sama kalau manusia itu kalau sudah enam puluh satu tahun itu sudah cukup matang,’’ harapnya.

Salah satu petugas P2U Lapas Kelas IIA Bengkulu, Andre menyebutkan, pengagalan yang dilakukan mereka tersebut yakni penyelundupan handphone ke dalam lapas yang dilakukan oleh pengunjung.

‘’Saat itu ada pengunjung yang membawa nasi termos, jadi handphone itu diletak dalam termos. Ada enam unit handphone, dua power bank dan satu unit handset,’’ sebut Andre.

Andre menjelaskan, awal kecurigaan tersebut karena nasi dalam termos yang dibawa pengunjug penuh tidak seperti biasanya. ‘’Karena timbul kecurigaan, diperiksa menggunakan metal detektor ternyata berbunyi dan langsung diperiksa dapatlah handphone itu,’’ jelas Andre.

Selain pemberian penghargaan petugas terbaik, juga ada penyerahan penghargaan kepada stakeholder atau pemerintah yang mendukung program permasyarakatan di lingkungan Kanwil Ditjenpas Bengkulu dan UPT terbaik berdasarkan indikator capaian kinerja melalui aplikasi Slrinterpas.(JUL)

Popular Articles

spot_img

Stay Connected

0FansLike
3,671FollowersFollow
0SubscribersSubscribe

Latest Articles

error: Opss tulisan ini dilindungi Hak Cipta !!