-1.9 C
New York
Tuesday, December 9, 2025

Buy now

spot_img

Konflik Agraria di Bengkulu Selatan Semakin Memanas, 5 Warga Diduga Terkena Tembakan Oknum Keamanan Perusahaan

BencoolenTimes.com – Konflik Agraria di Bengkulu Selatan antara perusahaan sawit dan warga semakin memanas. Terbaru, Senin, 24 November 2025, 5 petani mengalami luka tembak yang diduga penembakan dilakukan pihak keamanan perusahaan sawit di Desa Kembang Seri, Kecamatan Pino Raya, Kabupaten Bengkulu Selatan.

Dijelaskan Direktur Eksekutif Walhi Bengkulu, Dodi Faisal, aksi penembakan itu terjadi saat perusahaan hendak mendoser sejumlah lahan untuk perkebunan kelapa sawit.

‘’Selama ini konflik agraria antara petani dengan perusahaan sudah terjadi cukup lama. Hari ini perusahaan mendoser (meratakan) lahan, masyarakat menahan maka terjadilah penembakan oleh oknum pengaman perusahaan,’’ terang Dodi yang dikonfirmasi wartawan.

Baca Juga  Sudah 13 Petani Diperiksa, Tim Kuasa Hukum Desak Polisi Tetapkan Tersangka Penembakan

Diebutkan Dodi, lima warga yang menjadi korban penembakan tersebut, diantaranya yaitu Linsurman, Susanto, Edi Hermanto, Suhardin dan Buyung.

‘’Para petani melihat pelaku penembakan yang diduga merupakan keamanan perusahaan dan senjata api pelaku sudah diamankan warga. Untuk Datuk Buyung kena tembak dada sebelah kanan,’’ sebut Dodi.

Dodi juga menjelaskan kronlogis kejadian, sekitar pukul 10.00 WIB, Petani Pino Raya sudah tiga kali mendapati pihak PT. ABS menggunakan bulldozer menghancurkan tanaman milik Petani.

Kemudian terjadi keributan  antara petani dan pihak perusahaan sekitar pukul 10.45 WIB, karena pihak perusahaan ngotot tidak mau pergi dari lokasi. Akhirnya keributan semakin memanas dan massa petani sudah mengepung pihak perusahaan.

Baca Juga  Ketua DPD Sultan Utus Stafsus Tangani Konflik Agraria di Bengkulu

Saat itulah, diduga salah satu keamanan perusahaam berinisial Ri menembakkan senjata api kea rah warga bernama (Datuk) Buyung di bagian dada. Setelah menembak Datuk Buyung, Ri langsung berlari sembari tetap mengarahkan dan menembakan senjata api kearah belakang atau ke arah warga.

‘’Ri ini setelah menembak Datuk Buyung, berusaha melarikan diri sembari menembak kea rah warga yang mengejar. Sehingga mengenai Empat warga lainnya, yaitu Linsurman di bagian dengkul, Edi Hermanto dibagian paha, Santo di bagian rusuk bawah ketiak dan Suhardin tertembak di bagian betis,’’ ungkap Dodi.

Baca Juga  Konflik Agraria di Bengkulu Selatan Makan Korban, HMI Cabang Bengkulu Desak Pemprov Turun Tangan

Ditambahkan Dodi, pasca penembakan, beberapa warga membawa korban keluar dari lahan menuju Rumah Sakit (RS) dan beberapa lagi tetap berada di lokasi untuk mengamankan pelaku, berikut Senjata Api yang digunakan oleh pelaku.(OIL)

Popular Articles

spot_img

Stay Connected

0FansLike
3,671FollowersFollow
0SubscribersSubscribe

Latest Articles

error: Opss tulisan ini dilindungi Hak Cipta !!