11.5 C
New York
Wednesday, April 29, 2026

Buy now

spot_img

Koperasi Merah Putih Harus Menjadi Pusat Perekonomian Desa

BencoolenTimes.com – Koperasi Merah Putih (KMP) harus menjadi pusat perekonomian desa. Karena KMP dirancang untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa sekaligus sebagai langkah monumental yang menandai era baru dalam pembangunan nasional berbasis desa.

‘’Insya Allah Koperasi Desa Merah Putih bisa menjadi pusat ekonomi dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa,’’ sampai Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes dan PDT) RI, Yandri Susanto saat peletakan Batu Pertama pembangunan Gedung KMP Desa Bukit Peninjauan 1, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Seluma.

Ditegaskan Menteri Yandri, KMP sendiri harus menjadi jembatan transisi dari ketergantungan bantuan sosial menuju pemberdayaan ekonomi yang produktif dan berkelanjutan.

Baca Juga  Visi Misi Sejalan, 8 Program Prioritas Nasional Berpotensi Dibawa ke Seluma

Dengan bidang usaha, seperti memenuhi kebutuhan masyarakat, apakah itu jual beli sembako atau kebutuhan lainnya. ‘’KMP akan menjadi jembatan perekonomian desa guna menuju kesejahteraan masyarakat desa itu sendiri,’’ tegas Menteri Yandri.

Menteri Yandri melanjutkan, saat ini desa dan kelurahan di Indonesia masih menghadapi tantangan dalam memenuhi kebutuhan dasar dan menggerakkan roda ekonomi lokal.

Misal, sebanyak 90% hasil tangkapan ikan belum bisa disimpan dengan layak. Data lain, sebanyak 5 juta usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) masih terjerat rentenir.

Baca Juga  Rekanan Pembangunan Gedung KMP, Diduga Mencuri Daya Listrik

Lebih dari 50 ribu desa dan kelurahan belum memiliki fasilitas kesehatan dan sebanyak 70% desa dan kelurahan belum tersentuh koperasi. ‘’Khusus pengurus Kopdes merah putih ini juga harus membaca peluang usaha yang akan di lakukan,’’ lanjut Mentero Yandri.

Hal ini dilakukan sebagai langkah strategis membangun ekonomi kerakyatan yang berdikari, inklusif, dan adil. Program ini merupakan pelaksanaan dari Asta Cita ke-3, yang menempatkan koperasi sebagai motor penggerak ekonomi desa.

Tujuannya yakni untuk membuka lapangan kerja, mendorong kewirausahaan, dan memperkuat sentra produksi rakyat secara berkelanjutan. ‘’Kopdes ini juga membuka peluang kerja di tengah masyarakat desa,’’ tutup Menteri Yandri.

Baca Juga  Bupati Teddy Tegaskan WFH Tak Ganggu Pelayanan Publik, Pejabat Tetap Masuk

Sementara itu, Bupati Seluma, Teddy Rahman menyebut, sebanyak 200 KMP di Kabupaten Seluma sudah berbadan hukum dan tengah dalam pengurusan pembangunan gedung.

Selain berbadan hokum, KMP di Kabupaten Seluma sudah memiliki pengurus yang lengkap. Meskipun ada dua desa yang harus bergabung koperasinya dengan alasan jumlah penduduk.

‘’Salah alasan syaratnya untuk bergabung adalah karena jumlah penduduknya sangat minim, jadi desa Pagar Banyu dan Desa Sekalak ini harus bergabung jadi satu koperasi,’’ ungkap BUpati Teddy.(LRS)

Popular Articles

spot_img

Stay Connected

0FansLike
3,671FollowersFollow
0SubscribersSubscribe

Latest Articles

error: Opss tulisan ini dilindungi Hak Cipta !!