BencoolenTimes.com – Menjadi Jalan Alternatif saat wilayah Padang Pelasan dan Simpang Ngalam mengalami banjir, dua link jalan akan dibangun tahun 2026 mendatang.
Masing-masing Jalan Talang Giring–Talang Alai dengan panjang mencapai 12,07 kilometer dan jalan Gunung Agung–Simpang Talang Giring sepanjang 13,5 kilometer. Kedua ling jalan tersebut akan dilakukan peningkatan dan terkoneksi ke jalan nasional Bengkulu – Seluma.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Seluma, M. Syaifullah mengatakan bahwa, untuk anggaran pembangunan, berasal dari pemerintah pusat pada tahun 2026 mendatang.
Dana tersebut bersumber dari program Instruksi Presiden (Inpres) yang difokuskan untuk pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan di daerah. ‘’Inpres Jalan Daerah (IJD) yang dicanangkan oleh pemerintah pusat guna meningkatkan kualitas infrastruktur di kabupaten/kota,’’ kata Syaiful.
‘’Anggaran dari pusat ini akan dialokasikan khusus untuk pembangunan dua link jalan strategis yang dinilai memiliki peran penting bagi konektivitas wilayah serta mitigasi bencana tersebut,’’ sambung Syaiful.
Pembangunan ruas jalan ini, sebut Syaiful, diperkirakan menelan anggaran sebesar Rp 82,55 miliar untuk link Talang Giring–Talang Alai dengan panjang mencapai 12,07 KM. Sedangkan Link Jalan Nasional Gunung Agung–Simpang Talang Giring sepanjang 13,5 kilometer, nilai anggaran mencapai Rp 76,1 miliar.
Dilanjutkan Syaiful, pembangunan dua link jalan tersebut bukan hanya bertujuan untuk meningkatkan aksesibilitas dan memperlancar mobilitas masyarakat. Namun juga merupakan bagian dari kebijakan nasional yang memiliki fungsi strategis.
‘’Dua ruas jalan ini merupakan jalur evakuasi apabila terjadi bencana banjir. Oleh karena itu, pemerintah pusat menetapkannya sebagai prioritas pembangunan melalui Dana Inpres,’’ jelas Saiful.
Menurut Syaiful, keberadaan jalan yang memadai sangat penting bagi masyarakat, terutama saat kondisi darurat. Dengan peningkatan kualitas jalan, proses evakuasi dan distribusi bantuan diharapkan dapat berjalan lebih cepat dan efektif.
Meski demikian, Syaiful menegaskan bahwa seluruh data dan rencana pembangunan tersebut masih menunggu penyesuaian baik dari sisi teknis maupun anggaran, menunggu penetapan resmi dari pemerintah pusat.
Sehingga Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Seluma menyambut baik dan mendukung penuh pelaksanaan pembangunan agar dapat berjalan sesuai dengan target dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.
‘’Dengan adanya pembangunan dua link Jalan ini, konektivitas antarwilayah meningkat, serta risiko dampak bencana dapat diminimalkan melalui tersedianya jalur evakuasi yang layak dan aman,’’ imbuh Syaiful.(LRS)



