Tuesday, June 25, 2024
spot_img

Milen Dituntut 1 Tahun 6 Bulan, Kuasa Hukum Nilai Tuntutan JPU Keluar Koridor

BencoolenTimes.com, – Pengadilan Negeri Bengkulu menyidangkan kasus Undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UUITE) dengan terdakwa Erneli Yanti alias Milen, selebgram Bengkulu yang melakukan live streaming diduga bermuat pornografi di media sosial instragram.

Sidang tersebut yakni pembacaan tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Tinggi (Kejati) Bengkulu terhadap terdakwa, Senin (12/6/2023).

JPU Kejati Bengkulu dalam sidang menuntut terdakwa dengan hukuman 1 tahun 6 bulan penjara atau 1,5 tahun dan denda Rp 10 juta subsider 3 bulan kurungan. JPU menyatakan, terdakwa Milen terbukti secara sah dan meyakinkan nmelanggar Pasal 45 ayat 1 Jucto Pasal 27 ayat 1 Undang-Undang (UU) Republik Indonesia (RI) nomor 19 Tahun 2016 tentang perubahan atas UU RI nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE), Pasal 36 Jo Pasal 10 UURI Nomor 44 Tahun 2008 tentang Pornografi dan Pasal 32 Jo Pasal 6UU RI Nomor 44 Tahun 2008 tentang Pornografi.

Baca Juga  Selebgram Cantik Terjerat Arisan Bodong Rejang Lebong

Terkait tuntutan JPU, Kuasa Hukum Milen yakni Ida Elif Nurmalia, SH berpendapat, tuntutan JPU keluar dari dakwaaan. Dia menilai dakwaan dipaksakan.

“Dimana pasal pornografi itu adalah ketika seseorang memperlihghatkan atau menampakkan alat vitalnya, kalau perempuan itukan ada dua, alat vital bagian atas dan bawah, terdakwa mempertontonkan alat vital bagian atas. JPU tidak bisa menunjukkan alat bukti di persudangan, yang diajukan ke persidangan adalah alat bukti dimana bukti tersebut diambil dari handphone klien kami yang notabenenya tidak live. Artinya dakwaannya sangat dipaksakan dan alat buktinya keluar dari koridor,” jelas Elif.

Baca Juga  Selebgram Cantik Terjerat Arisan Bodong Rejang Lebong

Elif menyebut, dalam sidang minggu depan dengan agenda pledoi pihaknya tetap meminta hak-hak terdakwa sebagai warga negara yakni meminta terdakwa dibebaskan.

“Dalam persidangan terdakwa menyangkal tidak memperlihatkan alat vital bagian atas. Itu disampaikan saat sidang ketiga,” jelas Elif.

Diketahui, Milen diciduk Tim Subdit Siber Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Bengkulu lantaran diduga membuat konten asusila saat live streaming di Instagram pribadinya.

Penangkapan wanita yang dijuluki ratu selebgram tersebut hasil dari patroli tim Siber Polda Bengkulu yang mendapati adanya live streaming Milen bermuat asusila dan viral di Media Sosial. (BAY)

Related Articles

Latest Article

admin2
admin2
Untuk Informasi lebih lanjut tentang berita yang anda baca silahkan menghubungi kami. +6281382248493
error: Opss tulisan ini dilindungi Hak Cipta !!