BencoolenTimes.com – Optimalkan pemanfaatan tiga asset, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Seluma akan mengoptimalkan pengeolaan agar bisa menghasilkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) di Tahun Anggaran (TA) 2026 mendatang.
Masing-masing tiga asset Pemkab Seluma yang dimaksud tersebut, yaitu Eks Kantor Penghubung di Duren Tiga, lahan tanah di Ragunan dan Mess di Yogyakarta.
Diungkapkan Bupati Seluma, Teddy Rahman kepada wartawan, tiga asset milik Pemkab Seluma tersebut dinilai bisa menhasilkan PAD jika dikelola secara optimal.
‘’Potensinya untuk menghasilkan PAD Seluma cukup besar, meskipun saat ini masih sebatas hanya bisa untuk memenuhi kewajiban pajak saja,’’ ungkap Bupati Teddy.
Untuk itulah, lanjut Bupati Teddy, kedepan Bidang dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang membidangi diminta bisa mengoptimalkan pengelolaan tiga asset tersebut.
‘’Silahkan BKD (Badan Keuangan Daerah) dan Bidang Teknisnya yang menangani dengan melakukan inovasi, serta pengelolaan optimal agar tiga asset ini bisa benar-benar menjadi sumber PAD yang signifikan,’’ pinta Bupati Teddy.

Sementara itu, Plt. Kepala BKD Kabupaten Seluma, Herman Suyadi menyebutkan, tim inventarisasi aset sudah melakukan inventarisasi aset milik Pemkab Seluma di Jakarta dan Yogyakarta tersebut, bersama Bupati Seluma, Teddy Rahman.
‘’Pak Bupati ikut langsung saat pengecekan aset ini. Beliau ingin memastikan aset-aset tersebut aman, untuk selanjutnya akan dikelola mendukung peningkatan PAD Seluma,’’ sebut Herman.
Secara bergantian, bupati bersama tim inventaris aset ini sudah melakukan pengecekan Dua aset berada di Jakarta Selatan dan satu aset berada di Yogyakarta. Guna memastikan aset ini aman dan tidak ada yang menguasai atau mengelola diluar ketentuan.
‘’Insya Allah, tahun depan kita akan kelola maksimal agar bisa mendapatkan PAD dengan jumlah besar dan tata pengelolaan juga akan diperbaiki,’’ sampai Herman.
Usai pengecekan tersebut, kata Herman, BKD akan segera melakukan rapat bersama tim pendapatan, untuk membahas tekhnis pengelolaan ketiga aset milik Pemkab Seluma tersebut.
Agar pengelolaan asset-aset tersebut dapat dimaksimalkan, guna memberi dukungan dalam peningkatan PAD Kabupaten Seluma. ‘’Yang jelas kita tidak ingin setiap tahun membayar pajak saja dan terpenting adalah harus ada imbasnya ke seluma ini,’’ imbuh Herman.(LRS)



