BencoolenTimes.com – Pasang Tiang Wifi, Dua pekerja di Kabupaten Rejang Lebong tersengat listrik alias kesetrum, Jumat sore, sekitar pukul 15.30 WIB, 27 Februari 2026.
Pasang Tiang Wifi, dua pekerja mengalami sengatan listrik alias kesetrum di pinggir jalan Desa Karang Pinang, Kecamatan Sindang Beliti Ulu (SBU), Kabupaten Rejang Lebong.
Dua korban tersebut, masing-masing Jaya (45) dan Gabriel (27) warga Desa Karang Pinang, Kecamatan SBU. Nahas, korban Jaya dinyatakan meninggal dunia, sedangkan Gabriel masih menjalani perawatan medis di salah satu rumah sakit AR-Bunda.
Pihak kepolisian setempat sudah mendatangi dan melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Serta melakukan pengumpulan barang bukti, maupun pengumpulan Bahan Keterangan (Baket).
Kepala Seksi (Kasi) Humas Polres Rejang Lebong, AKP M. Hasan Basri menjelaskan, kejadian berawal saat Korban Jaya dan Korban Gabriel bersama rekannya Samsir (45) berencana memasang Tiang Wifi.
Saat itu, korban Jaya dan Samsir sedang berusaha mengangkat dan mendirikan tiang Wifi. Saat itulah, diduga tiang Wifi menyentuh kabel listrik di sekitar lokasi dan membuat keduanya tersengat listrik
‘’Kedua korban ini mau mengangkat atau menegakkan tiang Wifi, namun saat tiang berdiri, diduga menyentuh kabel listrik bertegangan tinggi di lokasi, sehingga langsung terjatuh,’’ terang Kasi Humas.
Pasca kejadian, lanjut Kasi Humas, keduanya langsung di evakuasi ke rumah sakit. Namun nahas untuk korban Jaya akhirnya dinyatakan meninggal dunia, sedangkan untuk korban Gabriel masih menjalani perawatan medis di di RS Ar-Bunda.
‘’Akibat kejadian tersebut, korban Jaya akhirnya meninggal dunia dan korban Gabriel masih menjalani rawat inap ddi rumah sakit. Sedangkan untuk satu rekannya lagi, yaitu Samsir tidak terkena sengatan listrik,’’ lanjut Kasi Humas.
Ditambahkan Kasi Humas, untuk sementara kejadian tersebut dinyatakan murni karena kecelakaan kerja. Untuk korban meninggal dunia sudah dibawa ke rumah duka.
Selain itu, diimbau kepada seluruh masyarakat, khususnya para pekerja agar lebih berhati-hati lagi dalam melakukan pekerjaan. Pekerja diminta lebih waspada dan mengutamakan keselamatan diri sendiri dan orang lain.(OIL)



