“Ada 20 pecatur yang ambil bagian dalam Selekda. Dari jumlah itu akan mengerucut untuk ditetapkan enam pecatur yang siap dimasukan dalam line up menghadapi Porwil Oktober mendatang,” papar Haryono.
Nanti setelah terpilih enam pecatur, kata, Haryono, baru diprogramkan masuk pemusatan latihan. Rencana ada juga program try out, tapi nanti akan kita ajukan dulu dengan KONI Bengkulu. “Kalau tidak ada kendala teknis, usai lebaran selekda sudah selesai,” tandas Haryono.
Berkaca dengan prestasi cabang olahraga (cabor) catur saat ini, kans Bengkulu sangat berpeluang besar bisa mendapat tiket Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI/2024 yang siap dibentang di Aceh – Sumut, Oktober depan.
Karena di level Sumatera, Bengkulu diperhitungkan. Apalagi catur salah satu cabor yang masih dimainkan di perhelatan Pekan Olahraga Wilayah (Porwil). Ini sangat menguntungkan Bengkulu, karena persaingan dalam memburuh tiket PON, tidak seketat seperti Kejurnas Pra-PON.
Ini diakui pecatur veteran Bengkulu, Ricky Darmawan. “Untuk Sumatera, Bengkulu diperhitungkan. Sebab itu peluang pecatur kita untuk lolos ke PON sangat besar sekali,” ujar Ricky pecatur penyandang gelar MP itu.
Ungkapan yang sama disampaikan pecatur Hermawan Susanto. Kalau segi kualitas maupun kemampuan, pecatur Bengkulu untuk saat ini di wilayah sumatera, masih memiliki nama besar.
“Jadi guna persiapan menuju babak prakualifikasi PON, mulai sekarang sudah siap. Lebih cepat persiapan, lebih bagus. Apalagi kalau nanti ada try out, lebih mantap untuk menguji kemampuan,” kata pecatur bergelar MN itu.(ALL)



