2.5 C
New York
Tuesday, April 21, 2026

Buy now

spot_img

Pekerja Sektor Perkebunan Divaksin, Kadis TPHP : Target 70 Persen

BencoolenTimes.com, – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bengkulu bekerjasama dengan organisasi Projo dan Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) melakukan vaksinasi di Kecamatan Ketahun Kabupaten Bengkulu Utara dengan target sasaran 50 ribu orang, khususnya yang bekerja di sektor perkebunan, Jumat (24/9/2021).

Vaksinasi gratis tersebut adalah program pusat untuk warga sekitar perkebunan dan desa produktif di 17 Provinsi dengan sasaran 7 juta warga.

Kepala Dinas (Kadis) Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan (TPHP) Provinsi Bengkulu, Ricky Gunawan mengatakan, dipilihnya Kabupaten Bengkulu Utara tersebut karena berdasarkan hasil rapat bersama Bengkulu Utara pencapaian vaksinasinya masih rendah yakni diangka 22,4 persen, sedangkan target Nasional pada Desember 2021 mendatang harus mencapai angka 70 persen.

Vaksinasi di Bengkulu Utara untuk tahap pertama tersebut sudah diikuti 1000 lebih masyarakat pekerja sektor perkebunan di Kecamatan Ketahun Kabupaten Bengkulu Utara. Sebanyak 50 ribu dosis vaksin jenis sinovac dari  Projo dan GAPKI dalam program vaksin gratis ini akan digilir di daerah yang belum mencapai target.

Ricky mengungkapkan, vaksinasi yang turut dihadiri Bupati Bengkulu Utara Ir. Mian, Kajari Bengkulu Utara dan stakeholder terkait tersebut melibatkan 50 vaksinator dari tenaga kesehatan puskesmas setempat.

“50 ribu dosis vaksin Covid-19 gratis bantuan Projo dan GAPKI tersebut vaksinasi tahap pertama di laksanakan di Bengkulu Utara yang memang masyarakat yang divaksi masih rendah. Vaksinasi ini akan terus dilakukan hingga mencapai target dari pusat yakni 70 persen masyarakat harus sudah vaksin,” jelas Ricky.

Ricky menambahkan, vaksinasi tersebut juga salah satu upaya pemerintah daerah maupun pusat mempercepat pemulihan ekonomi Nasional di periode ke-4 PPKM. (Bay)

Popular Articles

spot_img

Stay Connected

0FansLike
3,671FollowersFollow
0SubscribersSubscribe

Latest Articles

error: Opss tulisan ini dilindungi Hak Cipta !!