BencoolenTimes.com, – Pengelola dan Pemanfaatan Kawasan Kota Tuo di Pasar Bengkulu, mengeluhkan sepinya pengunjung sejak bulan Oktober lalu. Ditambah lagi, ambruknya bangunan Kawasan Kota Tuo membuat pengunjung malas berkunjung ke lokasi wisata yang jadi kebanggaan warga setempat.
Ketua l KPP (Kelompok Pemelihara dan Pemanfaatan) Kawasan Kota Tuo Muriadi, menyampaikan sepinya pengunjung yang datang ke kawasan Kota Tuo, berdampak pada pendapatan pengelola untuk membayar retribusi parkir ke Dinas Bapenda Kota Bengkulu.
“Kami bayar retribusi parkir ke Dinas Bapenda sebulan Rp 1 juta, sedangkan biaya operasional kami (KPP, red) untuk kebersihan dan perawatan tidak cukup. Jangankan untuk membayar honorer pengelola, bayar retribusi parkir saja susah,” jelas Muriadi, Rabu (1/3/2023).

Oleh karena itu, KPP Kawasan Kota Tuo meminta ada keringanan setoran retribusi parkir. Mengingat, untuk biaya operasional pengelolaan dan perawatan bangunan Kota Tuo saja tidak mencukupi.
“Kami bertahan mengelola dan merawat ini, karena ada rasa tanggung jawab moral sebagai penduduk di Pasar Bengkulu,” ujarnya.
Selain itu, ia berharap agar ada perhatian lebih dari Pemerintah Kota Bengkulu.
“Kami minta kepedulian dari pihak terkait untuk KPP Kawasan Kota Tuo ini. Jangan sampai kami seperti ayam kehilangan induknya,” paparnya. (JRS)



