Home Hukum Peran Penting Media dan Sinergitas Bersama Tangkal Paham Radikalisme di Indonesia

Peran Penting Media dan Sinergitas Bersama Tangkal Paham Radikalisme di Indonesia

BencoolenTimes.com, – Forum Koordinasi Penanggulangan Terorisme (FKPT) Bengkulu dan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Bengkulu menggelar kegiatan Ngobrol Pintar Cara Indonesia atau NGOPI COI dengan mengusung tema “Indonesia adalah Kita”. Pembahasan yang melibatkan masyarakat ini dilaksanakan di Grage Hotel, Kamis (3/9/2020)

Kasubdit Pemberdayaan Masyarakat Hj. Andi Intang Dulung, M.H.I saat menjadi narasumber dalam acara ini menyampaikan, masyarakat harus waspada terhadap media sosial karena dalam beberapa tahun belakangan ini bahaya Radikalisme dan Terorisme meningkat di Indonesia. Namun untuk Provinsi Bengkulu berkat pernah aktif FKPT dan BNPT Provinsi Bengkulu, Bengkulu termasuk Provinsi dengan ancaman Radikalisme dan Terorisme rendah dibandingkan dengan Provinsi-Provinsi lain yang ada di Indonesia.

“Kepada media saya berpesan jangan sampai Wartawan terpapar Radikalisme apa lagi Terorisme karena Media memiliki peran penting dalam penyampaian informasi,” kata Andi.

Praktisi Jurnalis Yosep Adi Prasetyo yang turut jadi narasumber juga menyampaikan, Media dengan Wartawannya harus mengacu pada Pers dan Kode Etik dalam pemberitaan. Sebab, Media yang berkwalitas akan menulis dan menelusuri akibat dan dampak dari pelaku Terorisme itu dapat terpapar paham sesat. Sehingga penyebab Radikalisme dan Terorisme dapat diantisipasi dan dicegah oleh pembaca maupun pemirsanya. Media punya peranan penting untuk mengajak masyarakat cerdas menangkal Terorisme dan Radikalisme.

“Dalam penyajian berita jangan sampai keinginan pelaku Terorisme yang berbuat kekacauan terpenuhi sehingga membuat media malah ikut menyajikan pemberitaan yang menakutkan sehingga tujuan dari teror itu sendiri semakin membuat ketakutan,” jelas Adi Prasetyo.

Dikesempatan itu juga Kabid Media dan Humas FKPT Bengkulu Beni Hidayat mengajak masyarakat bersama-sama FKPT Bengkulu untuk menangkal Terorisme yang ada itu, karena menangkal terorisme bukan hanya kewajiban para Aparat Hukum, BNPT, FKPT, Pejabat, Pemerintah, Perangkat Lurah, RT maupun RW tapi merupakan kawajiban bersama untuk saling mengingatkan.

“Terutama di Media Sosial banyak sebaran-sebaran kebencian yang ikut dishare tanpa mengecek kebenarannya tanpa memperhatikan efeknya karena pelaku Terorisme lebih banyak memanfaatkan Media Sosial untuk menyebar paham sehat Radikalisme dan Terorisme. Sehingga masyarakat harus lebih cerdas jangan menelan mentah-mentah informasi di media sosial yang belum tentu kebenarannya,” terang Beni Hidayat.

Diketahui, kegiatan NGOPI COI yang dilaksana oleh FKPT dan BNPT Bengkulu, ini dihadiri Ketua FKPT Bengkulu Brigjen Pol (purn) Ruslan Riza beserta Pengurus lainnya, Perwakilan dari Kejati Bengkulu, POLDA Bengkulu dan Korem, Perwakilan beberapa Kepala Desa dan Lurah di Provinsi Bengkulu, Babinkamtibmas, Babinsa, Aktivis Mahasiswa Penggiat Media Sosial serta puluhan Wartawan di Provinsi Bengkulu. Acara ini dibuka langsung Sekda Provinsi Bengkulu Hamka Sabri dengan Narasumber Dr. Hj. Andi Intang Dulung, M.H.I Kasubdit Pemberdayaan Masyarakat, Yosep Adi prasetyo Praktisi Jurnalis dan Beni Hidayat Kabid Media dan Humas FKPT Bengkulu. (PP)