Polda Segera Limpahkan Berkas Tersangka Korupsi Sekwa Seluma

Ilustrasi

BencoolenTimes.com, – Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus  (Dirreskrimsus) Polda Bengkulu akan segera melimpahkan berkas tersangka dugaan korupsi anggaran pemeliharaan kendaraaan Dinas dan belanja Bahan Bakar Minyak (BBM) tahun 2017 di Sekretariat Dewan (Sekwan) DPRD Kabupaten Seluma Eddy Supriadi ke Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Tinggi Bengkulu.

Kasubdit Tipikor Ditreskrimsus Polda Bengkulu, Kompol Imam Wijayanto, Jumat (11/12/2020) mengatakan, berkas perkara kasus tersebut sudah dinyatakan lengkap atau P21 oleh JPU, sehingga tinggal pelimpahan saja ke JPU.

“Berkas perkaranya sudah dinyatakan lengkap hanya tinggal melakukan pelimpahan barang bukti dan tersangka ke jaksa,” kata Kasubdit Tipikor Ditreskrimsus Polda Bengkulu, Kompol Imam Wijayanto.

Diketahui, penyidik Polda Bengkulu menetapkan Eddy Supriadi sebagai tersangka pada pertengaha Agustus 2020 karena Eddy dinilai bertanggung jawab atas kerugian negara yang ditimbulkan pada anggaran BBM dan pemeliharaan kendaraan dinas DPRD Seluma tahun 2017. Mengingat pada kasus tersebut, Eddy bertindak sebagai Kuasa Pengguna Anggaran (KPA).

Selain Eddy, kasus tersebut menyeret dua orang tersangka, Fery Lastoni selaku PPTK dan Syamsul Asri selaku bendahara. Dua orang tersebut sudah mendapatkan vonis dari majelis hakim Pengadilan Negeri Bengkulu masing-masing 1 tahun penjara dan denda Rp 50 juta subsidari 1 bulan kurungan.

Eddy pernah dihadirkan menjadi saksi sidang bulan Februari 2020 lalu. Saat itu Eddy mengaku dia tidak tahu mekanisme keuangan, yang lebih tahu adalah bagian keuangan. Eddy juga mengaku dirinya hanya menandatangi laporan pertanggung jawaban tanpa melakukan pengecekan penggunaan anggaran.

Eddy tidak tahu pembayaran pencairan BBM tidak sesuai struk dan menimbulkan kerugian Rp 700 juta. Alasannya, struk BBM tidak pernah masuk ke meja kerjanya. Kerugian negara yang ditimbulkan dari dugaan korupsi tersebut Rp 900 juta. Rincian anggaran Rp 436 juta untuk suku cadang dan Rp1,2 miliar untuk belanja BBM. (Bay)