17.1 C
New York
Sunday, May 10, 2026

Buy now

spot_img

Sekda Isnan : IKM Jadi Sektor Andalan Topang Perekonomian

BencoolenTimes.com – Sekretaris Provinsi (Sekprov) Bengkulu, Isnan Fajri, membuka langsung Rapat Kerja Nasional (Rakornas) dalam Penyusunan Program Pembinaan Penumbuhan dan Pengembangan Industri Kecil Menengah dan Aneka Tahun Anggaran 2025. Kegiatan ini dipusatkan di Hotel Mercure Bengkulu, pada Rabu, 29 Mei 2024.

Menurut Isnan , Industri Kecil Menengah (IKM) mampu berkontribusi untuk masyarakat. Terlebih, sektor industri merupakan salah satu sektor andalan perekonomian nasional dan pasti memberikan sumbangsih kenaikan pertumbuhan ekonomi di Provinsi Bengkulu.

‘’Jadi pembinaan IKM sangat dibutuhkan dalam peningkatan ekonomi nasional khususnya Provinsi Bengkulu. Dengan menjadi tuan rumah dalam kegiatan ini, tentu secara otomatis sudah meningkatkan perekonomian, dalam hal ini sector penginapan atau perhotelan, penerbangan, termasuk usaha menengah yang ada di Provinsi Bengkulu,’’ kata Isnan.

Baca Juga  Bengkulu Perkuat Sistem Peringatan Dini, Antisipasi Ancaman Gempa Megathrust

Dilanjutkan Isnan, Kemenperin juga terus berupaya menjaga kepercayaan sektor industri terhadap kondisi ekonomi yang ada di Provinsi Bengkulu, dengan terus mengoptimalkan kinerja jajarannya. Sehingga nanti perekonomian Provinsi Bengkulu akan lebih meningkat sesuai dengan poin kinerja dari Kemenperin.

‘’UMKM Bengkulu saat ini telah dilakukan pembinaan secara terus menerus, bahkan 30 UMKM kita sudah dibina Bank Indonesia dan sudah diikut sertakan dalam pameran di Malaysia, termasuk di Solo. Pembinaan ini akan terus berlanjut sesuai dengan target kita Provinsi Bengkulu,’’ lanjut Isnan.

Ditambahkan Isnan, Pemprov Bengkulu berharap ada sinergi antara arah kebijakan pemerintah pusat dan pemerintah daerah, dalam Penyusunan Program Penumbuhan dan Pengembangan IKM Tahun 2025 mendatang. ‘’Dan perencanaan yang semakin terstruktur komprehensif, sehingga bisa dirasakan masyarakat Provinsi Bengkulu,’’ imbuh Isnan.

Baca Juga  Pemprov Bengkulu Dorong Hilirisasi Kopi, Targetkan Daya Saing Global

Sementara itu, Direktur Jenderal IKMA Kemenperin, Reni Yanita mengungkapkan, untuk meningkatkan rasio kewirausahaan dibutuhkan wirausaha baru. Dalam mewujudkan hal tersebut, Ditjen IKMA turut berkontribusi melalui tiga strategi besar dalam upaya penumbuhan dan pengembangan IKM 2025.

‘’Pertama itu perlu perencanaan yang matang, kedua penyusunan target yang akurat dan yang terakhir bersinergi dengan pemangku kepentingan. Mulai dari pihak swasta dan lainnya,’’ jelas Reni.

Kebijakan itu, sambung Reni, sesuai dengan tema Rencana Kerja Pemerintah (RKP) Tahun 2024 yaitu ‘Mempercepat Transpormasi Ekonomi yang Inklusif dan Berkelanjutan’. ‘’Ya, sasaran pembangunan, yakni pertumbuhan ekonomi dan tujuh program nasional,’’ tutup Reni.

Baca Juga  Dorong Optimalisasi Peningkatan PAD 2026

Untuk diketahui adapun tujuh program nasional tersebut, yaitu memperkuat ketahanan ekonomi untuk pertumbuhan berkualitas dan berkeadilan. Mengembangkan wilayah untuk mengurangi kesenjangan dan menjamin pemerataan.

Kemudian, meningkatkan SDM berkualitas dan berdaya saing, revolusi mental dan pembangunan kebudayaan. Lalu memperkuat infrastruktur untuk mendukung pengembangan ekonomi dan pelayanan dasar.

Serta membangun lingkungan hidup, meningkatkan bencana dan perubahan iklim. Terakhir, memperkuat stabilitas polhukamham dan transformasi pelayanan publik.(JUL/RLS)

Popular Articles

spot_img

Stay Connected

0FansLike
3,671FollowersFollow
0SubscribersSubscribe

Latest Articles

error: Opss tulisan ini dilindungi Hak Cipta !!