BencoolenTimes.com – Sempat cekcok, Suami Muda berusia 18 tahun warga Kecamatan Ilir Talo, Kabupaten Seluma berinisial NS, mencoba akhiri hidup dengan cara Gantung Diri (Gandir).
Untung saja, meskipun sudah sempat tergantung, aksi nekat yang dilakukan NS di dalam rumahnya tersebut, ketahuan sang istri karena memang sudah curiga saat melihat suaminya tersebut mengunci diri di dalam rumah.
Diungkapkan Kapolres Seluma, AKBP Bonar Ricardo P. Pakpahan melalui Kapolsek Talo, IPTU Arif Hidayat, kejadian tersebut sudah dilaporkan kepada mereka. Saat ini korban masih menjalani perawatan dan kejadian pada pagi hari, namun baru dilaporkan malam hari.
Menurut informasi di lapangan, kata Arif, aksi nekat tersebut berawal saat NS dan istrinya sempat terlibat cekcok di halaman rumah mereka yang berujung NS mengurung diri dalam rumah.
Istri NS, lanjut Arif, khawatir melihat suaminya tersebut mengurung diri dalam rumah, hingga akhirnya berusaha menggedor, namun tidak ada sahutan dari dalam rumah.
‘’Istri korban ini curiga melihat suaminya mengunci rumah dari dalam dan berusaha mencari celah mengintip ke dalam rumah mereka. Benar saja, saat itu, istri korban melihat suaminya sudah tergatung di ruang tamu menggunakan tali,’’ lanjut Arif.
Panik, sambung Arif, istri korban langsung berteriak minta tolong dengan warga dan tetangga di sekitar rumahnya. Warga dan tetangga langsung melakukan upaya penyelamatan dengan mendobrak pintu rumah NS dan langsung menurunkan korban yang masih memiliki denyut nadi.
‘’Warga mendobrak pintu dan langsung mengecek kondisi korban yang masih memiliki denyut nadi. Warga langsung menurunkan korban dan mengevakuasinya ke puskesmas terdekat,’’ sambung Arif.
Ditambahkan Arif, setelah mendapatkan penanganan medis awal di puskesmas, korban di rujuk ke Rumah Sakit (RS) Manna, Bengkulu Selatan.
Menurut Arif, dari hasil penyelidikan sementara, motif aksi nekat tersebut lantaran kondisi ekonomi. Namun untuk pastinya, mereka masih menunggu kondisi korban sehat terlebih dahulu untuk ditanyai.
‘’Kalau info awal karena masalah ekonomi, tapi nanti kota dalami lagi pastinya. Korban masih mendapatkan perawatan medis di rumah sakit Manna,’’ imbuh Arif.(OIL)



