Tembak Residivis Begal Lintas Curup-Lubuk Linggau, Polisi Sempat Dikepung Massa

Residivis Begal yang Ditembus Timah Panas Petugas

BencoolenTimes.com, – Tim Cobra Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Rejang Lebong melumpuhkan Devis (27) warga Desa Simpang Beliti Kecamatan Binduriang, terduga pelaku begal yang beraksi  di jalan lintas Curup-Lubuk Linggau dengan timah panas.

Kapolres Rejang Lebong, AKBP Puji Prayitno, SIK MH, saat dikonfirmasi, Selasa (22/12/2020) menjelaskan, tersangka berhasil diamankan, Jumat (18/12/2020) malam sekitar pukul 23.20 WIB oleh Tim Cobra gabungan unit Opsnal Satreskrim dan SatIntelkam Polres Rejang Lebong tersebut di bantu anggota Polsek Padang Ulak Tanding di rumah salah satu rekannya di Kampung 8 Desa Kepala Curup Kecamatan Binduriang.

“Karena melakukan upaya perlawanan dan membahayakan petugas saat akan diamankan, petugas melakukan tindakan tegas dan terukur dengan melumpuhkan tersangka dibagian kaki,” tegas Kapolres.

Kapolres menuturkan, penangkapan dipimpin langsung Kasat Reskrim AKP Ahmad Musrin Muzni SIK bersama Kapolsek Padang Ulak Tanding, Iptu Apion Sori SH.

Kapolres menerangkan saat anggotanya melakukan penangkapan, anggotanya sempat dikepung massa. Namun berhasil mediasi, sehingga seluruh anggota yang melakukan penangkapan termasuk tersangka berhasil keluar dari Desa tersebut dan membawa tersangka ke Mapolres Rejang Lebong untuk proses lebih lanjut.

Kapolres melanjutkan dari pengembang petugas tersangka diduga sudah berulang kali melakukan aksi begal khususnya merampas kendaraan roda dua yang melintas di jalan Lintas Curup-Lubuk Linggau. Bahkan beberapa waktu lalu salah satu aksi tersangka berhasil direkam pengguna jalan yang tengah melintas.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolres kembali menegaskan untuk kesejahteraan dan Kamtibmas masyarakat di wilayah hukum Polres Rejang Lebong, pihaknya dan jajarannya tidak akan memberian ruang sedikitpun untuk para pelaku kriminal melakukan aksinya.

“Kalau masih ada yang berani pasti akan kami tindak tegas, karena pelaku begal ini sangat merugikan dan meresahkan masyarakat baik dari segi kesejahteraan masyarakat maupun Kamtibmas,” tegas Kapolres.

Kapolres menambahkan, dampak dari aksi begal ini seperti potensi wisata baik alam maupun kuliner yang ada di Kabupaten Rejang Lebong menjadi terganggu. Karena menurutnya bila tidak ada begal yang meresahkan maka wisatawan akan berkunjung ke Rejang Lebong. (Bay)