BencoolenTimes.com – Terpeleset di lokasi Air Terjun Paliak, Rafi, Remaja asal Desa Magelang, Kecamatan Lebong Sakti, Kabupaten Lebong, ditemukan meninggal dunia di kawasan Wisata Air Terjun Paliak pada Minggu siang, 9 November 2025.
Diketahui, korban awalnya pergi ke lokasi bersama teman-temannya dengan berjalan kaki menuju Wisata Air Terjun Paliak dengan jarak tempuh lebuh kurang satu jam perjalanan.
Setibanya di lokasi, korban bersama dua rekannya mencoba menaiki batu di sekitar Air Terjun. Namun nahas, Rafi terpeleset dan jatuh ke dalam aliran air yang deras.
Melihat korban tidak kunjung muncul ke permukaan, teman-temannya segera meminta pertolongan warga sekitar lokasi Air Terjun. Pencarian langsung dilakukan di sepanjang aliran sungai lokasi Air Terjun dan ditemukan tidak jauh dari lokasi terjatuh beberapa jam kemudian.
Proses evakuasi berlangsung dramatis dan memakan waktu sekitar empat jam, lantaran medan menuju lokasi cukup sulit, licin, dan jauh dari area parkir.
Korban dibawa menggunakan tandu oleh masyarakat dan selanjutnya sampai di lokasi parkiran, korban langsung dinaikan ke Ambulance untuk dibawa menuju RSUD Lebong.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Lebong, Tantawi menyampaikan, dilokasi Air Terjun Paliak memang tidak terlihat papan peringatan untuk pengunjung. ‘’Pantauan kita tidak ada papan peringatan di sekitar Air Terjun Paliak,’’ sebut Tantawi.
‘’Kondisi ini tentu berisiko bagi keselamatan pengunjung, terutama di musim hujan saat debit air meningkat dan jalur menuju lokasi menjadi licin,’’ sambung Tantawi.
Tantawi mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat berwisata ke area air terjun, terutama ketika cuaca tidak bersahabat. ‘’Kami minta masyarakat tetap waspada, jangan hanya mengejar keindahan alam, tapi harus pikirkan juga keselamatan,’’ imbau Tantawi.(OIL)



