Wawali: Jika Masih Jual Tuak, Pasti Dirobohkan

BencoolenTimes.Com, – Wakil Walikota Bengkulu Dedy Wahyudi, menegaskan jika masih ada yang menjual tuak dan menghidupkan musik hingga malam hari maka tidak akan dikeluarkan izin dan juga dipastikan tempatnya akan dirobohkan.

Demikian disampaikannya terkait adanya informasi warung remang-remang (Warem) yang sebelumnya sudah dirobohkan kembali ada yang mulai membangun.

“Pemkot Bengkulu jelasnya tidak akan mengeluarkan izin. Jika masih saja ada yang menjual tuak dan menghidupkan musik hingga malam, bisa saya pastikan akan dirobohkan,” tegas Dedy melalui pesan WhatsApp. Rabu (28/11/2018).

Dirinya berharap, setiap elemen dapat ikut berperan serta dalam pemberantasan tempat maksiat yang ada di Kota Bengkulu. Karena, Pemkot tidak bisa bekerja tanpa dukungan dari seluruh warga Kota Bengkulu.

Pantauan BencoolenTimes.Com, kegiatan Warem di kawasan Pantai Panjang sudah tidak terlihat lagi. Namun, tampak ada beberapa bangunan yang mulai diperbaiki di kawasan ex Warem tersebut.

Diketahui, sebelumnya Pemkot Bengkulu melalui Wakil Walikota Bengkulu sudah merobohkan lebih kurang sekitar 35 bangunan Warem di kawasan Pantai Panjang Kota Bengkulu, yang terbukti sebagai tempat maksiat. (Yud)