BencoolenTimes.com, – Tim Basarnas Bengkulu bersama TNI AL, Polair, Kodim 0407, Polres Kota Bengkulu, Polsek Segara, PMI Kota Bengkulu, IEA, Saka SAR Bengkulu dan Mapala Agra Buana berhasil menyelamatkan korban kecelakaan Laut saat bermain Banana Boat di Pantai Bengkulu, Senin (24/4/2023).
Kecelakaan yang dialami itu bukanlah kecelakaan sungguhan, melainkan simulasi penanganan kecelakaan di Perairan Pantai Zakat sekira pukul 14.00 WIB.
Simulasi dilakukan untuk menguji kesiapsiagaan Basarnas Bengkulu beserta stakeholder terkait dalam menghadapi lonjakan wisatawan yang datang berlibur dalam rangka libur lebaran tahun 2023 ke pantai zakat.
Kemudian, meningkatkan sinergisitas antara basarnas, Instansi dan organisasi serta menguji SOP penanganan kondisi membahayakan manusia orang tenggelam di Pantai Zakat.
Kapala kantor Basarnas Bengkulu, M. Arafah menyampaikan, penyelamatan dilakukan terhadap pengunjung yang datang ke pantai Zakat dan bermain Banana Boat seolah-olah Banana Boat tersebut mengalami kecelakaan sehingga membuat penumpang terjatuh dari Banana Boat dan mengalami cidera.
Lalu, masyarakat melihat adanya kejadian tersebut langsung melaporkan ke pihak Basarnas Bengkulu.
“Kita langsung menurunkan tim untuk melakukan pencarian dan pertolongan dengan penanganan khusus dan usai melakukan penanganan, korban langsung di bawa ke ambulance menuju rumah sakit,” ungkap M. Arafah.
Dengan telah usainya pelaksanaan simulasi penanganan khusus kecelakaan bermain banana boat di pantai. Arafah mengucapakan terimakasih kepada semua pihak yang telah terlibat.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada tim dan instansi yang terlibat dan mengapresiasi respon yang cepat oleh tim yang terlibat,” tukasnya. (RLS/JRS)



