23.7 C
New York
Tuesday, May 26, 2026

Buy now

spot_img

Bupati dan Wabup Rejang Lebong Tolak Mobil Dinas Baru

BencoolenTimes.com – Bupati dan Wabup (Wakil Bupati) Rejang Lebong, M. Fikri Thobari dan Hendri Praja menegaskan menolak pengadaan Mobil Dinas (Mobnas) baru untuk mereka.

Bupati dan Wabup Rejang Lebong, M. Fikri Thobari dan Hendri Praja menolak mobil Alphard yang sudah dianggarkan dan akan dibeli dalam Tahun Anggaran (TA) 2025.

Ditegaskan Bupati Rejang Lebong, M. Fikri Thobari, mereka menilai mobil dinas yang tersedia saat ini masih layak untuk digunakan dan tidak juga mendesak untuk pengadaan Mobnas baru bagi mereka.

‘’Kami sudah sepakat dengan pak Wabup, kita menolak dan meminta anggaran Mobnas untuk kami tersebut nantinya digeser ke anggaran yang lebih penting lainya saja, khususnya untuk program bantu rakyat,’’ tegas Bupati Fikri.

Baca Juga  Diduga Aksi Percobaan Penculikan, Korban Selamat, Terduga Pelaku MD

Ditambahkan Fikri, anggaran Mobnas baru tersebut lebih baik digunakan untuk anggaran lain yang memang pro rakyat. ‘’Kita juga ingin selaras dengan kebijakan pemerintah pusat maupun provinsi terkait efesiensi anggaran,’’ tambah Fikri.

Untuk diketahui, dalam Sidang Paripurna DPRD Rejang Lebong, Senin, 24 Februari 2025 lalu, Wabup Rejang Lebong, Hendri Praja memaparkan berbagai program dalam 100 hari kerja.

Setidaknya sudah ada 11 program kerja yang mereka siapkan bersama Bupati Rejang Lebong, M. Fikri Thobari. Diantaranya, rehab Lampu Penerangan Jalan Umum (LPJU) median jalan dari simpang korem (jalan Jendral Sudirman) sampai Simpang Sukaraja (jalan A. Yani) dan rehab jalan Sukowati.

Baca Juga  Bunga Rafflesia Arnoldii Mekar Sempuran di Cawang Lama

Kemudian mengeluarkan Surat edaran tidak ada lagi pungutan biaya pendidikan untuk tingkat sekolah dasar dan sekolah menengah pertama dalam bentuk apapun.

Lalu Mobil Dinas (Mobnas) Bupati dan Wabup Rejang Lebong (BD 1 K dan BD 2 K), khusus hari libur bisa digunakan oleh masyarakat dan akan mengangkat Anak Yatim menjadi anak asuh Bupati, Wabup beserta para pejabat jajaran Pemkab Rejang Lebong.

Selanjutnya, Mou antara Pemkab Rejang Lebong dan UP3 PLN Bengkulu tentang pajak penerangan jalan, untuk meningkatkan pendapatan asli Daerah (PAD).

Baca Juga  Patroli Gabungan Aparat Temukan 80 Hektare Hutan Dirambah

Mou antara Pemkab dan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) tentang optimalisasi pemanfaatan kawasan bukit kaba sebagai taman wisata alam.

Mou antara Pemkab Rejang Lebong dan Naman Nasional Kerinci Seblat (TNKS) tentang penyelesaian kawasan tenurial dalam wilayah Kabupaten Rejang Lebong.

Pembukaan destinasi wisata baru di 5 (lima) potensi pariwisata menuju kabupaten wisata dan Pembentukan Forum CSR Kabupaten Rejang Lebong. Ground breaking pembangunan playground dalam kawasan Rumah Dinas Bupati Kabupaten Rejang Lebong.(OIL)

Popular Articles

spot_img

Stay Connected

0FansLike
3,671FollowersFollow
0SubscribersSubscribe

Latest Articles

error: Opss tulisan ini dilindungi Hak Cipta !!