21.4 C
New York
Tuesday, May 26, 2026

Buy now

spot_img

Aksi Bersih-bersih Terus Dilakukan, Guna Antisipasi Banjir

BencoolenTimes.com – Aksi bersih-bersih yang diinisiasi Bupati Rejang Lebong, terus di lakukan jajaran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rejang Lebong untuk mengantisipasi di berbagai titik banjir.

Aksi bersih-bersih terus dilakukan, kali ini lokasi yang menjadi titik bersih-bersih, berada di depan IAIN Curup, Kecamatan Curup Utara. Aksi ini diikuti personel Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) BPBD bersama Damkar, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) dan warga sekitar lokasi.

Aksi Bersih-bersih Terus

 

Kegiatan gotong royong atau aksi bersih-bersih ini dilakukan dengan menguras drainase dengan menurunkan 2 alat berat jenis loader dan excavator mini dari BPBD, serta 1 mobil PBK Dinas Damkar dan 1 truk pengangkut sampah Dinas LH.

‘’Kita melaksanakan gotong royong bersama dinas terkait, dan bersama warga dan perangkat dari 12 Desa dan 2 kelurahan wilayah kecamatan Curup Utara,’’ jelas Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Kabupaten Rejang Lebonh, Sholahudin.

Dikatakan Sholahudin, excavator mini untuk membuat drainase dan kolam resapan air di lokasi lahan milik sekolah Rabbi Radhiyya. Selain itu, siring atau drainase pembuangan air dari drainase Jalan Dr. AK Gani juga dibersihkan.

Aksi Bersih-bersih Terus

Sehingga, ketika hujan turun, air akan dapat mengalir ke lokasi resapan yang jaraknya sekitar 100 meter dari badan jalan lintas Curup-Muara Aman.

‘’Setidaknya, upaya yang kita lakukan hari ini dapat mengantisipasi banjir dadakan di lokasi ini. Selain membuat lokasi resapan air, sedimen atau lumpur yang memenuhi dranase jalan juga dibersihkan,’’ sampai Sholahudin.

Aksi bersih-bersih drainase yang dilakukan tim BPBD, DLH dan warga tersebut, sangat di apresiasi masyarakat sekitar. Karena sebelumnya banjir dadakan merendam 4 rumah warga, yaitu rumah Khadijah Reza Pahlevie, Eva dan Heri Lenti.

‘’Kalau hujan deras dan agak lama, air yang masuk kedalam rumah saja bisa mencapai sepinggang atau sekitar 60 CM,’’ jelas Heri Lenti yang dibenarkan beberapa tetangganya.

Diakui Heri Lenti, volume air terbesar berasal dari wilayah IAIN. Sedangkan drainase di kiri kanan jalan sudah penuh dengan lumpuh dan sampah. Akibatnya air meluap dan membanjiri badan jalan, serta beberapa rumah di sekitar lokasi genangan.

‘’Kami berharap, setelah dibuatnya drainase dan lokasi resapan maka jalan dan rumah kami tidak lagi direndam banjir,’’ harap Heri Lenti.(OIL)

Popular Articles

spot_img

Stay Connected

0FansLike
3,671FollowersFollow
0SubscribersSubscribe

Latest Articles

error: Opss tulisan ini dilindungi Hak Cipta !!