BencoolenTimes.com – Kejar target PAD (Pendapatan Asli Daerah) Tahun Anggaran (TA) 2026, DPRD Kabupaten Seluma terus mendorong melalui optimalisasi Peraturan Daerah (Perda).
Kejar target PAD, DPRD Kabupaten Seluma mendorong agar dilakukan upaya optimalisasi perda dengan terus memaksimalkan seluruh potensi sektor yang bisa menghasilkan APD TA 2026 ini.
Dengan mendorong peningkatan PAD TA 2026 ini, diharapkan bisa menurunkan angka persentase Belanja Pegawai. Sehingga ini bisa menjadi solusi untuk tidak melakukan pemberhentian Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).
Wakil Ketua I, DPRD Kabupaten Seluma, Syamsul Aswajar menegaskan, upaya peningkatan PAD tahun 2026 harus dilakukan secara serius dan terarah dengan memaksimalkan seluruh sektor potensial.
‘’Kalau melihat kondisi sekarang, belanja pegawai kita sudah mencapai 50 persen. Maka sektor PAD inilah yang bisa mendongkrak pendapatan daerah, terutama dari pajak dan retribusi,’’ sampai Syamsul.
Menurut politisi Partai Golkar tersebut, meskipun tahun 2026 diprediksi diwarnai pengetatan anggaran, kebijakan peningkatan PAD tidak boleh melemah dan justru, berbagai peluang yang ada harus dioptimalkan.
Syamsul menyoroti sejumlah sektor potensial, di antaranya retribusi galian C, Perda sarang burung walet, sektor pariwisata, pajak bawah tanah hingga pajak sewa alat berat.
‘’Potensi dari galian C ini sangat menjanjikan. Jangan sampai sektor seperti ini tidak dimanfaatkan secara maksimal,’’ sebut Syamsul.
Selain itu, lanjut Syamsul, sektor pariwisata juga dinilai memiliki peran strategis dalam mendorong peningkatan PAD. DPRD meminta organisasi perangkat daerah (OPD) terkait lebih aktif mengembangkan destinasi wisata agar mampu menarik kunjungan wisatawan.
‘’Kalau pariwisata tumbuh, otomatis UMKM dan usaha masyarakat ikut bergerak. Efeknya berantai ke sektor ekonomi lainnya,’’ lanjut Syamsul.
Meski mendorong peningkatan pendapatan, Syamsul memastikan kebijakan tersebut tidak akan membebani masyarakat kecil. Pemerintah daerah, kata dia, tidak akan menaikkan pajak yang menyasar kelompok ekonomi menengah ke bawah.
‘’Yang penting masyarakat kecil tidak terbebani dengan kebijakan perda yang dibuat,’’ tambah Syamsul.
Untuk mencapai target PAD 2026, DPRD Seluma juga akan memperketat pengawasan terhadap seluruh sumber pendapatan daerah, termasuk Pajak Bumi dan Bangunan (PBB).
‘’Kami akan lakukan pengawasan maksimal, terutama pada sektor PBB, agar target pendapatan benar-benar tercapai,’’ imbuh Syamsul.
Syamsul berharap, dengan pengelolaan yang terukur serta sinergi antara pemerintah daerah dan seluruh sektor terkait, target PAD 2026 dapat direalisasikan secara optimal. ‘’OPD harus aktif membaca peluang demi pencapaian PAD Kabupaten Seluma,’’ tutup Syamsul.(LRS)



