24.6 C
New York
Wednesday, August 5, 2026

Buy now

spot_img

Ketum HIPMI Bengkulu Buka Acara Public Speaking Show 2026 di Bencoolen Mall

BencoolenTimes.com – Ketua Umum Badan Pengurus Daerah Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPD HIPMI) Bengkulu, Yosia Yodan, secara resmi membuka gelaran “Public Speaking Show 2026” dari bagian acara Eduvision di Atrium Bencoolen Mall, Kamis, 7 Mei 2026. Acara ini menjadi panggung unjuk bakat bagi puluhan anak di Provinsi Bengkulu.

Yosia Yodan memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada ketua Ranggi Dwinanda selaku founder Professional Skill Center Bengkulu sekaligus Ketua Kompartemen Pemuda BPD HIPMI Bengkulu. Menurut Yosia, konsistensi dalam mengasah kemampuan bicara di depan publik (public speaking) adalah investasi besar bagi masa depan daerah.

Baca Juga  Disambut dengan Seremonial, Resto Cabe Merah Bangga Hadir di Bencoolen Mall

‎”Kami berharap kegiatan ini terus diadakan secara konsisten. Kita melihat dedikasi Ketua Ranggi sangat luar biasa dalam membantu anak-anak agar mahir berbicara di depan publik setiap harinya,” ujar Yosia.

‎‎Yosia menekankan bahwa kemampuan komunikasi merupakan syarat mutlak bagi seorang pemimpin.

”Menjadi seorang pemimpin itu harus pintar berbicara di depan publik. Kita harus mampu meyakinkan orang lain. Kuncinya, kita harus yakin dulu dengan diri sendiri, baru kemudian kita bisa menggerakkan teman-teman dan organisasi,” tambahnya.

‎‎Lebih lanjut, ia berpesan agar pengasuhan anak usia dini tidak hanya berfokus pada kemampuan teknis, tetapi juga karakter. Ia berharap anak-anak Bengkulu dibekali dengan iman yang kuat, adab yang baik, serta etika yang luhur agar mampu menjadi pemimpin kebanggaan Provinsi Bengkulu di masa depan. Sebagai bentuk dukungan nyata, Yosia Yodan memberikan “reward” berupa tiket bermain gratis di Playodania bagi seluruh peserta.

Baca Juga  Luuca Ice Cream Buka Gerai Perdana, Tambah Deretan Brand Baru di Bencoolen Mall

‎‎Sementara itu, Ranggi Dwinanda menjelaskan bahwa “Public Speaking Show 2026″ merupakan agenda tahunan yang kini memasuki pelaksanaan tahun ketiga. Ia menegaskan bahwa acara ini bukan sekadar perlombaan, melainkan wadah latihan berkompetisi.

‎”Tujuannya adalah memberikan pelatihan kepada peserta didik untuk berlatih berkompetisi. Di sini kami menguji nyali mereka serta mengevaluasi sejauh mana perkembangan vokal, gestur, dan kepercayaan diri yang telah dipelajari selama pelatihan,” jelas Ranggi. (JUL)

Popular Articles

spot_img

Stay Connected

0FansLike
3,671FollowersFollow
0SubscribersSubscribe

Latest Articles

error: Opss tulisan ini dilindungi Hak Cipta !!