-1.9 C
New York
Tuesday, December 9, 2025

Buy now

spot_img

Aksi Anggota TNI & Polri Gendong Warga Sakit Lintasi Longsor Sepanjang Puluhan Meter Agar Bisa Berobat

BencoolenTimes.com, – Bencana alam tahan longsor yang terjadi di Jalur Lintas Kabupaten Lebong – Rejang Lebong tepatnya di Desa Talang Ratu Kecamatan Rimbo Pengadang membuat jalun transportasi wilayah tersebut lumpuh total, Minggu (21/1/2024).

Namun, dalam peristiwa ini tak hanya ihwal peristiwa longsor yang menjadi perhatian. Tetapi juga adanya aksi anggota TNI dari Kodim (Dandim) 0409/Rejang Lebong (RL) bersama Anggota Polsek Rimbo Pengadang yang membantu masyarakat sakit dan hendak di Rujuk ke RSUD Lebong tetapi tak bisa lewat akibat terjebak longsor tersebut.

Lantaran warga yang sakit tersebut tak bisa lewat karena longsor sepanjang sekitar 20 meter dengan tinggi sekitar 6 meter, anggota TNI Kodim (Dandim) 0409/Rejang Lebong (RL) bersama Anggota Polsek Rimbo Pengadang membantu warga tersebut agar dapat melintas.

Baca Juga  Pasca Banjir dan Longsor di Sumatera, XLSMART Terus Pulihkan Jaringan di Wilayah Terdampak

Anggota TNI dan Anggota Polisi yang sedang berada di lokasi longsor menggendong warga sakit tersebut untuk melintasi jalur yang tertimbun longsor. Akhirnya, atas sinergitas bersama, warga yang hendak dirujuk ke RSUD Lebong untuk berobat berhasil melintas dan berhasil melanjutkan perjalanan menuju RSUD Lebong untuk berobat.

“Tadi  ada masyarakat yang sakit dan mau dirujuk ke RSUD Lebong. Jadi kita bantu dengan cara digendong melewati material longsor,’’ kata Dandim 0409/Rejang Lebong (RL), Letkol Inf. M. Renaldy Herbowo di lokasi longsor bersama Kepala BPBD Lebong Tantomi dan Kapolsek Rimbo Pengadang, Iptu Amir Lukman Hakim, S.Pd.

Baca Juga  Penajaman Kesiapsiagaan Bencana, Bahas Rencana Kontingensi Banjir dan Longsor

Dandim mengungkapkan, pihaknya bersama Anggota Polsek Rimbo Pengadang dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lebong serta masyarakat sekitar terus berupaya mempercepat pembersihan material longsor, dengan mengupayakan adanya tambahan alat berat. Mengingat, saat ini baru satu unit alat berat yang melaksanakan pembersihan material longsor.

“Kita sedang upayakan tambahan alat berat berupa eskavator. Agar bisa mempercepat proses pembersihan material longsor,” ungkap Dandim.

Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Lebong, Tantomi mengatakan, pihaknya telah berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bengkulu, karena jalan yang tertimbun longsor merupakan jalan milik Pemprov Bengkulu.

“Kita sudah koordinasikan ke Provinsi terkait peristiwa bencana longsor di Desa Talang Ratu ini. Karena memang ini merupakan jalan Provinsi,’’ ucap Tantomi.

Baca Juga  Penajaman Kesiapsiagaan Bencana, Bahas Rencana Kontingensi Banjir dan Longsor

Ditempat yang sama, Kapolres Lebong AKBP Awilzan, S.IK melalui Kapolsek Rimbo Pengadang, Iptu Amir Lukman Hakim, S.Pd menambahkan, longsor terjadi diperkirakan, Minggu (21/1) pukul 04.00 WIB di titik KM 35 Muara Aman-Curup yang masuk wilayah Desa Talang Ratu Kecamatan Rimbo Pengadang.

‘’Setelah dapat informasi, langsung kita teruskan ke pihak terkait dan langsung ke lokasi kejadian untuk mengupayakan pembersihan material longsor. Sejauh ini, baru ada satu alat berat yang membantu pembersihan material dan kegiatan masih berjalan. Kita imbau masyarakat yang ingin bepergian dari atau menuju Lebong, ditunda terlebih dahulu hingga proses pembersihan selesai,’’ demikian Amir.(BAY)

admin2
admin2
Untuk Informasi lebih lanjut tentang berita yang anda baca silahkan menghubungi kami. +6281382248493

Popular Articles

spot_img

Stay Connected

0FansLike
3,671FollowersFollow
0SubscribersSubscribe

Latest Articles

error: Opss tulisan ini dilindungi Hak Cipta !!