BencoolenTimes.com – Hingga pukul 14.00 WIB, personil gabungan TNI, Polri, BPBD Kabupaten Lebong masih berupaya mempercepat penanganan longsor jalur Lebong-Rejang Lebong di Desa Talang Ratu Kecamatan Rimbo Pengadang. Bahkan, saat ini (pukul 14.00 WIB) sedang diupayakan tambahan alat berat untuk pembersihan material longsor.
Hal ini karena baru ada satu alat berat loader yang melakukan pembersihan material longsor, dibantu gotong rotong personil TNI, Polri, BPBD Kabupaten Lebong dan sejumlah masyarakat.
‘’Kita sedang upayakan tambahan alat berat berupa eskavator. Agar bisa mempercepat proses pembersihan material longsor,’’ terang Komandan Kodim (Dandim) 0409/Rejang Lebong (RL), Letkol Inf. M. Renaldy Herbowo di lokasi longsor Desa Talang Ratu bersama Kepala BPBD Kabupaten Lebong Tantomi dan Kapolsek Rimbo Pengadang Iptu Amir Lukman Hakim, S.Pd.
Dilanjutkan Dandim, personil TNI, Polri, BPBD bersama masyarakat memaksimalkan proses evakuasi dan pembersihan longsor.
‘’Tadi juga ada masyarakat yang sakit dan mau dirujuk ke RSUD Lebong. Jadi kita bantu dengan digendong melewati material longsor,’’ ucap Dandim.

Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Lebong, Tantomi mengatakan, mereka sudah berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bengkulu. ‘’Kita sudah koordinasikan ke provinsi terkait peristiwa bencana longsor di Desa Talang Ratu ini. Karena memang ini merupakan jalan provinsi,’’ singkat Tantomi.

Sedangkan, Kapolres Lebong AKBP Awilzan, S.IK melalui Kapolsek Rimbo Pengadang, Iptu Amir Lukman Hakim, S.Pd mengungkapkan, kejadian diperkirakan, Minggu (21/1) pukul 04.00 WIB. Kejadian longsor berada di titik KM 35 Muara Aman-Curup yang masuk wilayah Desa Talang Ratu Kecamatan Rimbo Pengadang.
‘’Setelah dapat informasi, langsung kita teruskan ke pihak terkait dan langsung ke lokasi kejadian untuk mengupayakan pembersihan material longsor. Sejauh ini baru ada satu alat berat yang membantu pembersihan material dan kegiatan masih berjalan. Imbauan kita, untuk sementara jika ada yang ingin bepergian dari atau menuju Lebong, ditunda terlebih dahulu hingga proses pembersihan selesai,’’ imbuh Amir.(OIL)



