Tak kuat rasanya memandang wajah Balqis. Matanya bengkak. Seolah bola matanya mau jatuh. Pembuluh darah mata membiru, seakan pecah. Semua mata kanan tertutup, disertai cairan kental.
Mata kiri pun begitu. Mulai meradang dan bengkak. Jika tak segera ditangani, akan menyusul seperti mata kanannya. Praktis hanta mata kiri yang masih bisa melihat. Itu pun sudah mulai mengecil.
Ya Allah…
Disaat anak-anak seusianya bermain, riang tertawa memperingati hari anak nasional. Balqis justru berjuang melawan sakit matanya. Belum tahu, apakah sejenis tumor atau kanker.

Kami kaget. Kok baru dikasih kabar sekarang. Kenapa tidak cepat diatasi. Kami pun mendatangi rumah orang tua Balqis di Bumi Ayu RT 6. Maka hari itu juga Balqis dirujuk ke Jakarta.
* Catatan Dewa (Dedy Wahyudi) Wakil Walikota Bengkulu.
* Kota Bengkulu, Minggu, 25 Juli 2021.



