Home Health BenMall Gandeng Latun dan Komunitas Bersihkan Pantai

BenMall Gandeng Latun dan Komunitas Bersihkan Pantai

Kebersamaan Komunitas Bersama BenMall Dalam Aksi Cinta Pantai

Bencoolentimes.com, – Ratusan orang yang tergabung dalam komunitas Latun, mahasiswa, karyawan/karyawati Bencoolen Mall, personil Polres Bengkulu, PMI, komunitas Ayok, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Kelautan dan Perikanan serta masyarakat lainnya, ikut aksi bersih pantai tapak paderi.

Kegiatan Aksi Cinta Pantai yang ke-3 ini dalam rangka aksi cinta pantai dan terus digalakkan rutin setiap minggu ke-2 ditiap bulannya.

Direktur Lembaga Lestari Alam Laut Untuk Negeri (Latun), Ari Anggoro mengatakan betapa penting menjaga kebersihan di kawasan wisata pantai tapak paderi ini.

“Menjaga kebersihan lingkungan dan kawasan pantai menjadi kepedulian dan tanggung jawab kita bersama, saya sangat berterimakasih untuk semuanya yang sudah ikut berpartisipasi dalam aksi cintai pantai ini,” sampai Ari dalam sambutannya,
sekaligus membuka kegiatan aksi bersih-bersih pantai, di kawasan Pantai Tapak Paderi Bengkulu, Sabtu (19/10/2019) pagi.

Kegiatan ini, lanjutnya, tentunya bukan hanya dilakukan pada hari ini saja, dirinya berharap semua elemen masyarakat itu timbul kesadaran, timbul kepedulian dan pada akhirnya timbul tanggung jawab untuk menjadikan bumi rafflesia ini yang bersih dari sampah.

“Kita tau sampah itu tidak hanya dihasilkan disini saja, tapi dilingkungan kita juga ada. Kita berharap mudah-mudahan kegiatan ini bisa menumbuhkan semangat dan kesadaran masyarakat untuk lebih peduli soal sampah,” harapnya.

Senada demikian, Kadiv Marketing dan Event Promotion Bencoolen Mall, Wiji Lestari, mengatakan untuk mendukung pantai yang sehat dan bersih pihaknya telah menurunkan sekitar 400 karyawan/karyawati bencoolen mall dan tenant-tenant yang ada di bencoolen mall.

“Kita berharap pantai kita yang indah ini tidak lagi ada sampah, marilah kita bersama menjaga kebersihan pantai kita, dengan muncul kesadaran untuk menjaga kebersihan sampah di pantai kita yang menjadi icon untuk pariwisata di Provinsi Bengkulu, bahwa soal sampah itu menjadi perhatian dan kepedulian kita bersama. Yah, mudah-mudahan dengan kegiatan ini kesadaran itu bisa timbul,” tutupnya. (MS)