3 C
New York
Friday, March 6, 2026

Buy now

spot_img

Dengan UKJ, Kominfo Harapkan Jurnalis Makin Profesional dan Etis

BencoolenTimes.com – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bengkulu melalui Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik menyatakan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Uji Kompetensi Jurnalis (UKJ) dan Workshop Etik Jurnalistik yang diselenggarakan Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Indonesia pada 11–13 Juli 2025 di Kota Bengkulu.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kominfo Provinsi Bengkulu, Miftahul Ilmi, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan langkah strategis dalam memperkuat profesionalisme dan integritas insan pers, khususnya di tengah derasnya arus informasi digital saat ini.

‘’Kami sangat mengapresiasi AJI. Ini bukan sekadar ujian, tetapi bagian dari upaya membangun ekosistem jurnalisme yang sehat, kritis, dan beretika,’’ ujar Miftahul saat menjadi narasumber dalam salah satu mata uji UKJ AJI, Sabtu sore, 12 Juli 2025.

Baca Juga  Salat Tarawih Perdana, Walikota Bengkulu Ajak Warga Makmurkan Masjid

Miftahul menegaskan bahwa, di era digital yang penuh dengan informasi, jurnalis tidak hanya dituntut menyampaikan fakta, tetapi juga memiliki kepekaan dan tanggung jawab dalam memilah serta menyajikan informasi yang akurat dan berimbang.

‘’Kami berharap kegiatan ini mampu mendorong lahirnya jurnalis yang lebih profesional, adaptif terhadap tantangan zaman, serta menjunjung tinggi etika dan kode etik jurnalistik,’’ ungkap Miftahul.

Miftahul menekankan pentingnya hubungan sinergis antara pemerintah dan media sebagai mitra strategis dalam pembangunan. ‘’Jurnalis bukan sekadar penyampai berita, tetapi bagian dari elemen penting dalam pembangunan daerah,’’ sebut Miftahul.

Baca Juga  Pemprov Bengkulu Hibah Lahan untuk Pembangunan Kantor Imigrasi dan Kantor Permasyarakatan

‘’Karena itu, kolaborasi antara media dan pemerintah harus dibangun dengan prinsip saling menghargai dan saling menguatkan,’’ imbuh Miftahul.

Kegiatan yang berlangsung di Hotel Wilo, Kota Bengkulu, ini mengusung tema ‘Membina Jurnalisme Beretika, Meningkatkan Integritas dan Standar Kompetensi bagi Jurnalis’. UKJ diikuti oleh 15 peserta yang berasal dari Bengkulu, Jambi dan Palembang.

Sementara itu, sesi workshop dihadiri oleh 32 jurnalis dari berbagai media massa. Acara ini terselenggara atas dukungan Kedutaan Besar Australia.

Sementara itu, Ketua AJI Indonesia, Nany Afrida, dalam sambutan daring menyampaikan bahwa tantangan yang dihadapi jurnalis saat ini semakin kompleks, mulai dari hoaks, disinformasi, hingga tekanan politik dan ekonomi.

Baca Juga  Kumpulkan Berbagai Bukti, LEKAD Segera Melapor ke APH

Sedangkan Ketua AJI Bengkulu, Yunike Karolina menambahkan, melalui kegiatan UKJ dan workshop ini, diharapkan pemahaman jurnalis terhadap kode etik jurnalistik, standar kompetensi, serta praktik jurnalisme yang bertanggung jawab dapat semakin diperkuat.(OIL/RMC)

Popular Articles

spot_img

Stay Connected

0FansLike
3,671FollowersFollow
0SubscribersSubscribe

Latest Articles

error: Opss tulisan ini dilindungi Hak Cipta !!