BencoolenTimes.com – Digitalisasi Pendidikan Kabupaten Seluma, sebanyak 182 Sekolah dasar (SD) dan 48 Sekolah menegah Pertama (SMP) menerima bantuan Panel Interaktif Digital atau Interactive Flat Panel (IFP) sebagai media belajar.
Bantuan IFP sebagai media belajar di SD dan SMP tersebut, merupakan bagian dari sasaran Program Digitalisasi Pembelajaran di seluruh Indonesia yang dilakukan Pemerintah Pusat.
‘’Panel ini kita harapkan untuk bisa membantu semua siswa di seluma untuk belajar lebih baik, belajar lebih semangat, belajar lebih cepat, punya akses kepada semua ilmu, semua bahan yang diperlukan,’’ sampai Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Seluma, Munarman Safui, melalui Kabid SMP, Andri Husein kepada wartawan.
Dijelaskan Andri, bantuan tersebut diharapkan bisa membantu sekola dalam proses pembelajaran, terutama untuk mengubah cara guru mengajar dan cara siswa memahami materi lebih cepat, lebih interaktif dan jauh lebih menyenangkan.
Tidak hanya memperluas akses pembelajaran, diharapkan teknologi ini bisa membuat siswa lebih mudah dalam pembelajaran dan program ini membawa manfaat besar bagi ekosistem pendidikan.
‘’Program ini juga bagian dari asta cita presiden dalam dunia pendidikan agar pendidikan yang terbaik untuk anak-anak kita di kabupaten Seluma, tidak terkecuali,’’ jelas Andri.
Dilanjutkan Andri, dengan adanya program ini digitalisasi merupakan upaya untuk mencapai pendidikan yang berkualitas, sekaligus menjadikan lompatan teknologi digitalisasi dalam proses pendidikan.
Walaupun baru diluncurkan, Program Digitalisasi Pembelajaran telah dijalankan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah. Diharapkan, Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) bidang pendidikan, yakni digitalisasi pendidikan dan revitalisasi satuan pendidikan.
‘’Program digitalisasi pembelajaran ini merupakan upaya bersama untuk mempercepat transformasi pendidikan nasional dan sangat diharapkan manfaat besar penggunaannya,’’ lanjut Andri.
Andri menyebutkan, perangkat digital tersebut didistribusikan langsung kementerian ke masing-masing sekolah melalui anggaran APBN. ‘’Saat ini sudah sebagian besar sekolah menerima bantuan tersebut,’’ imbuh Andri.(LRS)



