BencoolenTimes.com – Cekcok pelaku dan korban penusukan tetangga di Desa Tanjng Seru, Kecamatan Seluma Selatan, Kabupaten Seluma, sudah sempat dilerai oleh warga sekitar lokasi kejadian.
Diketahui pelaku berinisial Ig (34) menusuk tetangganya, Haryanto (45) hingga meninggal dunia pada Jumat sore, 28 November 2025. Diduga motif penusukan dipicu masalah sengketa lahan pekarangan antara keduanya.
Diungkapkan Kapolres Seluma, AKBP Bonar Ricardo P. Pakpahan melalui Kasat Reskrim, AKP Prengki Sirait kepada wartawan, dari hasil penyelidikan, diketahui kronologis kejadian diawali dengan cekcok atau ribut mulut.
Hal tersebut dipicu karena korban yang disebut pelaku melotot ke arahnya saat bertemu. Bahkan saat itu, korban mengambil besi siku dan melemparkannya ke arah pelaku, namun tidak mengenai sasaran.
Selanjutnya, korban mengambil besi bekas tiang parabola untuk kembali melempar pelaku, yang saat itu pelaku Ig sudah terlihat mencabut pisau di pinggangnya. ‘’Namun cekcok tersebut sempat dilerai warga dan pelaku pulang,’’ jelas Prengki.
Dilanjutkan Prengki, tidak lama berselang atau lebih kurang 30 menit pasca cekcok awal, pelaku kembali keluar rumah dengan maksud mencari sarung pisau yang terjatuh saat dilerai warga.
Baru berjalan sekitar 50 meter, tepat di depan rumah seorang warga bernama Burlian. Korban kembali menghadang Ig dan mencoba memancing cekcok lanjutan yang membuat Ig emosi serta langsung turun dari motornya.
Saat itu, pelaku langsung menghunus pisau kea rah kepala korban dan berhasil melukai korban. Meskipun terluka, korban mencoba merebut pisau dengan menggigit tangan kanan pelaku, hingga terjadi perebutan sengit.
Dalam kondisi itu, Ig berhasil mengarahkan pisau ke perut korban yang menyebabkan luka tusuk parah hingga usus terburai. ‘’Dari keterangan pelaku, korban yang menghadangnya saat sedang mencari sarung pisau,’’ lanjut Prengki.
‘’Pelaku mengaku terpancing emosi dan langsung menghunuskan pisaunya kea rah korban. Meskipun sudah terluka, korban mencoba merebut pisau, namun pelaku berhasil kembali melukai korban dibagian perut dan setelah itu, pelaku kabur,’’ imbuh Prengki.
Melihat pelaku kabur dan korban sudah dalam kondisi bersimbah darah, warga langsung mengevakuasi korban untuk dibawa ke Rumah Sakit (RS) agar bisa segera mendapatkan perawatan medis.
Namun diduga akibat luka parah yang dialaminya, korban akhirnya mengembuskan nafas terakhirnya dan meninggal dunia. ‘’Meskipun sempat di bawa ke Rumah Sakit, korban dinyatakan meninggal dunia,’’ imbuh Prengki.
Sebelumnya diketahui, Satreskrim Polres Seluma berhasil mengamankan Ig kurang dari 1X24 jam pasca polisi mendapatkan laporan kejadian penusukan terhadap korban. Ig berhasil diamankan saat sampai di rumah Kakak Kandung pada kawasan Air Sebakul, Kota Bengkulu, Sabtu menjelang magrib, 29 November 2025 dirumah Kakak Kandungnya.(LRS)



