BencoolenTimes.com – Dimeriahkan Parade Paralayang dan Karnaval Budaya, Perayaan HUT Ke-80 Kemerdekaan RI tahun 2025 di Kabupaten Rejang Lebong, akan dipusatkan di kawasan Objek Wisata Danau mas Harun Bastari (DMHB).
Bupati Rejang Lebong, M. Fikri Thobari menyampaikan hal tersebut, setelah memimpin rapat persiapan yang digelar di ruang kerjanya, Jumat pagi, 1 Agustus 2025. Rapat dihadiri perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, camat, serta komunitas penggiat paralayang.
‘’Parade Paralayang dan Karnaval Budaya ini diharapkan menjadi daya tarik wisata baru. Kami berencana menjadikannya agenda tahunan Kabupaten Rejang Lebong,’’ kata Bupati Fikri Thobari.
Bupati Fikri Thobari menyebut, pemusatan kegiatan di lokasi dan agenda baru tersebut, diharapkan bisa menjadi daya tarik bagi masyarakat, temasuk wisatawan untuk berkunjung ke Objek Wisata DMHB, Kabupaten Rejang Lebong.

Sehingga akan berdampak positif terhadap perekonomian masyarakat, terutama bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Selain itu, karnaval budaya dipandang sebagai upaya pelestarian seni tradisional masyarakat Rejang.
Untuk mendukung kelancaran acara, Bupati Fikri Thobari meminta, seluruh OPD Teknis segera menyiapkan kebutuhan lapangan, termasuk lokasi lepas landas dan pendaratan paralayang. Serta tim penyelamat (rescue) di area perairan Objek Wisata DMHB.
‘’Rute karnaval budaya direncanakan mulai dari Simpang Bukit Kaba dan berakhir di jalan lingkar Danau Mas Harun Bastari. Di sepanjang rute itu, peserta dapat menampilkan atraksi budaya dan peserta terbaik akan diberikan penghargaan,’’ sebut Bupati Fikri Thobari.

Sementara itu, Camat Selupu Rejang, Mailinda menjelaskan bahwa, karnaval budaya akan melibatkan sekitar 3.000 peserta. Bahkan, sejumlah kelompok seni tradisional yang rutin tampil tiap tahun juga akan ambil bagian.
‘’Saat ini terdapat 33 kelompok horek, masing-masing beranggotakan sekitar 50 orang. Peserta karnaval tidak kami batasi, karena antusiasme masyarakat sangat tinggi,’’ ungkap Mailinda.
Sementara itu, penggiat paralayang, Ruly Sumanda, menyatakan kesiapan komunitasnya untuk memeriahkan acara tersebut. Selain itu, 30 pilot paralayang dari berbagai daerah dijadwalkan ikut serta dalam kegiatan.
‘’Parade udara akan mencapai puncaknya pada 18 Agustus dan masyarakat yang berminat ikut terbang dapat mendaftar pada open trip mulai 16 Agustus, dengan biaya Rp 350.000 per orang,’’ imbuh Ruly.(OIL/RMC)



