spot_img
Monday, August 1, 2022
spot_img
HomeInfo KotaDPRD Provinsi Datangi Dinkes, Ada Apa ?

DPRD Provinsi Datangi Dinkes, Ada Apa ?

-

BencoolenTimes.com, – Komisi lV DPRD Provinsi Bengkulu kunjungan kerja (kunker) ke Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Bengkulu dengan disambut hangat oleh perangkat Pegawai Dinas pada, Jumat (27/5/2022).

Disampaikan Ketua Komisi lV DPRD Provinsi, Edwar Samsi menjelaskan bahwa kunker tersebut dalam rangka memastikan program-program dan pelayanan Dinkes Provinsi Bengkulu sudah optimal ataukah belum.

Menurutnya, Dinkes merupakan instansi yang kerjanya langsung ke masyarakat dalam mengatur tata kelola rumah sakit, sehingga harus memberikan pelayanan terbaik.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bengkulu, Herwan Antoni

“Banyak hal yang kita (DPRD,red) sampaikan hari ini, seperti keluhan masyarakat terkait pelayanan rumah sakit dan untuk berobat,” beber Edwar Smsi.

Dalam peningkatan pelayanan kesehatan kepada masyarakat se-Provinsi Bengkulu, DPRD sudah mengalokasikan anggaran sebanyak 33,4 M untuk membantu kinerja Dinkes. Namun memang ada atensi kelemahan yakni Dinkes kabupaten/kota belum siap data.

“Ke depan kita minta koordinasi dari Dinkes Provinsi dengan Dinkes Kabupaten/Kota untuk menyerap anggaran tersebut,” ungkapnya.

Sementara itu, Kadinkes Herwan Antoni mengungkapkan menyambut baik kunker Komisi IV DPRD Provinsi ke kantor Dinkes.

“Alhamdulillah tadi kami sudah menjelaskan secara detail apa-apa yang menjadi program prioritas Dinkes, salah satunya program JKN-KIS,” beber Herwan.

Lalu, mengenai alokasi kuota JKN-KIS provinsi sudah hampir penuh dari target provinsi sejak dari 2022 lalu.

“Untuk sekarang masih ada kuota sekitar 1300 dari program UHC Provinsi Bengkulu,” katanya.

Disamping itu, dari pemerintah pusat ada penambahan kuota kepersertaan sebanyak 144.000 yang telah dialokasikan melalui anggaran APBN pusat. Yang tentu ini merupakan kesempatan bagi Dinkes Kabupaten/Kota.

“Sejak Desember yang lalu kita sudah meminta kabupaten/kota agar segera didaftarkan kepersertaan itu, sehingga apabila data sudah sinkron maka kedepab tidak akan kesulitan mengejar UHC,” tutupnya. (JRS)

Related articles

Latest posts

error: Opss tulisan ini dilindungi Hak Cipta !!