23 C
New York
Thursday, May 28, 2026

Buy now

spot_img

Dugaan Amburadul Pergantian Kepsek, Kadis : Masih Ditertibkan

BencoolenTimes.com, – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dispendik) Kota Bengkulu masih melakukan penertiban dengan mencatat ulang jabatan Kepsek di tingkat SDN dan SMP di Kota Bengkulu.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dispendik) Kota Bengkulu Sehmi mengatakan, bahwa Kepsek merupakan jabatan tambahan seorang guru namun apabila jabatannya dicabut diganti Kepsek yang baru dan secara otomatis guru yang dinonjobkan kembali kepada guru biasa.

Terkait hal itu, Sehmi membenarkan bahwa adanya polemik Jabatan Kepsek yang telah dicabut jabatannya.

“Mantan-mantan Kepsek meminta agar mereka dipindahkan dari sekolah itu ke sekolah yang lain. Bisa saja kemungkinan karena tidak enak masih di sekolah itu,” beber Sehmi.

Lebih lanjut Sehmi, menjelaskan bahwa dalam waktu dekat ada penertiban para guru yang hingga saat ini masih dilakukan pencatatan ulang. Agar penertiban tidak berulang-ulang maka sampai sekarang belum dilakukan.

“Untuk sekarang kepsek yang dinonjobkan silahkan mengajar di sekolah itu,” pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, Jabatan Kepala Sekolah (Kepsek) naungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dispendik) Kota Bengkulu diduga Amburadul.

Pasalnya, berdasarkan informasi yang didapat media ini, pada saat pelantikan seluruh Kepsek tingkat SDN maupun SMPN se-Kota Bengkulu waktu 3 bulan yang lalu tidak diiringi dengan penempatan tugas bagi Kepsek yang di Nonjobkan.

Salah satu narasumber yang dirahasiakan identitasnya mengungkapkan bahwa, seharusnya waktu serah terima jabatan (Sertijab) dan pelantikan diiringi dengan penugasan baru namun sudah 3 bulan berjalan belum ada kepastian penugasan.

“Dari Sertijab kemarin hingga sampai sekarang belum ada Surat Keputusan (SK) baru,” ungkapnya, Selasa, (28/6/2022).

Lanjutnya, akibat amburadulnya sistem penugasan Kepsek tersebut maka terpaksa Kepsek yang lama tetap masuk kerja di sekolah tanpa ada SK terbaru.

Lalu, ada beberapa yang ditunjuk menjadi Kepsek diduga belum ikut Diklat dan memiliki sertifikat CAKEP serta NUKS (Nomor Unik Kepala Sekolah).

“Kepsek yang diangkat ada yang belum memiliki Cakep apalagi UNKS-nya,” bebernya.

Selain itu, dirinya juga menyampaikan tidak pasnya momen pergantian Kepsek beberapa bulan lalu karena ingin memasuki waktu ujian sekolah.

“Tidak seharusnya mennonjobkan tugas Kepsek pada waktu ingin memasuki waktu ujian sekolah kalau pergantian dilakukan bulan Juni ini sudah aman,” tuturnya. (JRS)

Popular Articles

spot_img

Stay Connected

0FansLike
3,671FollowersFollow
0SubscribersSubscribe

Latest Articles

error: Opss tulisan ini dilindungi Hak Cipta !!