BencoolenTimes.Com, – Heboh tas warna orange diduga bom, ternyata dilempar pria inisial An (41), warga Kelurahan Kebun Keling, Teluk Segara, Kota Bengkulu. Pria ini diduga stress dan mantan narapidana (residivis) kasus narkoba.
Demikian diungkap Kapolres Bengkulu, AKBP. Prianggodo Heru Kun Prasetyo, S.IK kepada awak media. Saat ini An masih diperiksa intensif petugas.
“Pelaku saat ini kita amankan. Kami sudah koordinasi dengan Brimob dan tim uji bom, serta mengecek ke keluarga An dan tetangga sekitar tempat tinggalnya. Dari informasi yang kita dapatkan dari keluarga dan tetangga An, pelaku ini mengalami kelainan kejiwaan, namun hal ini kita sedang perdalam dulu ke pihak rumah sakit RSJKO,” ungkap Kapolres.

Sambung Kapolres, berdasarkan keterangan dari An, isi tas tersebut hanya pakaian. Namun polisi masih menunggu hasil dari tim uji bom dari Brimob.
“Tidak ada motif apa- apa dari pelaku tersebut, hanya melemparkan tas saja. Namun An ini sendiri merupakan mantan narapidana kasus narkoba,” ujar Kapolres.
Lanjut Kapolres, kejadian ini tidak mengganggu aktivitas di Polres Bengkulu. Namun polisi tetap waspada atas setiap kejadian apapun.
Seperti diketahui, Selasa (19/2/2019) sekitar pukul 12.20 WIB, An berjalan kaki di depan Polres Bengkulu. Tiba-tiba ia melempar tas warna orange, sehingga dikira bom. Pria ini lalu lari saat dikejar petugas, tapi berhasil ditangkap. Kejadian ini sempat membuat heboh, polisi dan warga sempat menjauhi tas tersebut. Di sekitar lokasi juga dipasang police line. (Ros)