BencoolenTimes.com, – Menjelang bulan Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri 1444 Hijriah. Bank Indonesia Perwakilan Bengkulu menyiapkan kebutuhan uang untuk menekan laju inflasi.
Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Bank Indonesia Provinsi Bengkulu, Darjana menyampaikan, dalam menjaga stabilitas kebutuhan konsumsi masyarakat pihaknya berkoordinasi dengan pemerintah daerah. Selain itu, BI sendiri akan menjalankan beberapa langkah untuk mengatasi peningkatan konsumsi masyarakat agar tidak tumbuh negatif.
”Kami tentu saja sebagai sesuai fungsi sebagai otoritas moneter akan menyiapkan uang kartal, uang kertas dan uang logam yang cukup untuk mendukung kecukupan transaksi selama ramadhan dan idul fitri. Untuk non cash, kami terus mendorong dan meningkatkan pengguna serta jumlah merchant yang menggunakan QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard) sebagai kanal pembayaran,” ungkap Darjana, Kamis (9/3/2023).
Darjana belum bisa merincikan besaran uang yang akan disiapkan BI untuk di wilayah Bengkulu selama bulan Ramadhan dan hari Raya Idul Fitri, karena masih dilakukan penghitungan sesuai perkiraan kebutuhan masyarakat.
“Secepatnya akan disampaikan berapa jumlahnya dan kemungkinan ada peningkatan kondisi ekonomi pada perayaan hari besar kali ini,” katanya.
Disamping itu, Bank Indonesia dengan perbankan yang ada di wilayah Bengkulu menyiapkan kemudahan pelayanan transfer dengan biaya murah dan real time (BI-Fast) yakni metode pembayaran yang platformnya sebesar Rp 250 juta sekali kirim atau transfer dengan biaya hanya 2.500 saja.
”Layanan ini tentunya sangat mendukung UMKM dalam mengoptimalkan KUR dan juga digitalisasi,” ujarnya.
Selain itu, pihak BI juga bakal memenuhi kebutuhan uang masyarakat dan gencar melakukan koordinasi dengan berbagai pihak untuk menjalankan kebijakan yang ada dengan baik.
“Nanti kita akan mengajak semua tokoh masyarakat, tokoh agama untuk menghimbau agar belanja bijak, sehingga selama hari besar keagamaan pasokan dan distribusi lancar serta barang tersedia di pasar,” demikiannya. (JRS)



