BencoolenTimes.com, – Puluhan massa yang mengatasnamakan warga Kabupaten Bengkulu Tengah (Benteng) demo di Kantor Bupati Benteng, Selasa (24/1/2023) pagi.
Demo dikawal ketat pihak Kepolisiaan Polres Benteng. Pendemo dalam orasinya menyampaikan sejumlah tuntutan.

Berikut tuntutan massa :
1. Kami meminta Pj Bupati segera menindaklanjuti hasil uji kompetensi pejabat sesuai nilai yang diberikan dan ditetapkan oleh tim pansel. Sebab, terlaksananya uji kompetensi tersebut menghabiskan biaya daerah mencapai ratusan juta.
2. Kami meminta Pj Bupati menghentikan penganggaran dana TMD lewat Dinas PMD tentang pembangunan badan jalan terus-menerus. Sebab tidak ada dilakukan Peningkatan jalan berarti ini adalah pemborosan anggaran daerah Bengkulu Tengah
3. Kami meminta Pj Bupati menyelesaikan masalah di dalam tubuh Pemerintahan Bengkulu Tengah ada 16 ASN yang masih menyandang gelar atau jabatan Eselon IV. Itu jelas jelas ilegal dan merugikan uang negara.
4. Kami meminta Pj Bupati segera melakukan lelang kepala dinas pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) sebab sudah dua periode dijabat pelaksana tugas. Akibat Hal tersebut, telah terjadi temuan BPK-RI di 30 SD dan SMP berjumlah miliyaran rupiah.
5. Kami meminta kepada Pj Bupati segera beri tindakan atau sanksi kepada 3 Kepala Dinas di Benteng yang dianggap bermasalah.
a. Kepala Dinas Sosial
b. Kepala BPBD
c. Kepala Dinas Perindagkop
Diketahui, aksi tersebut dikomandoi Nasirwandi, Harisna Asari, Bambang Sudarno.
Nasirwandi meminta tuntutan massa dapat diakomodir oleh Pemerintah Kabupaten Bengkulu Tengah.
“Kami meminta kepada Bupati Benteng segera melaksanakan lelang Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Benteng, sebab sudah dua periode Kepala Dinas masih dijabat Pelaksana Tugas (Plt), kita minta segera diakomodir tuntutan kita,” jelas Nasirwandi. (Bay)



