24.2 C
New York
Saturday, June 6, 2026

Buy now

spot_img

Kejuaraan Pencak Silat Kapolres Cup, 294 Atlet Siap Bertarung

BencoolenTimes.com – Kejuaraan Pencak Silat Kapolres Cup, resmi di gelar di Gedung Olah Raga (GOR) Curup, Kabupaten Rejang Lebong, Selasa, 25 Februari 2025.

Kejuaraan Pencak Silat Kapolres Cup diikuti sebanyak 294 atlet dari 14 perguruan silat, baik itu atlet usia dini, pra remaja, remaja dan atlet dewasa.

Diantaranya perguruan silat yang ambil bagian pada Kejuaraan Pencak Silat Kapolres cup, yaitu PSHT, Tapak Suci, KPSN, Merpati Putih dan Naga Hijau. Serta Perguruan Elang Hitam, ASBD-Al Azhar, IKSPI, Tribela dan Persinas ASAD.

Kejuaraan Pencak Silat
Kejuaraan Pencak Silat Kapolres Cup Kabupaten Rejang Lebong, digelar 25 sampai 27 Februari 2025.

Kegiatan dibuka langsung Kapolres Rejang Lebong, AKBP Eko Budiman dna dihadiri Wakil Bupati Rejang Lebong, Hendri Praja. Serta Dandim 0409/Rejang Lebong, Letkol Arh. Erfan Yuli Saputro, Kajari Rejang Lebong, Fransisco Tarigan dan Waka (Wakil Ketua) I DPRD Rejang Lebong, Pera Haryani.

Serta, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora), Rezza Pahlevie, Kadis (Kepala Dinas) Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud), Noprianto dan Mantan Wabup Rejang Lebong, Hendra Wahyudiansyah, selaku pembina IPSI Rejang Lebong.

Kapolres Eko mengungkapkan, Kejuaraan Pencak Silat ini diikuti 294 atlet dari 14 perguruan silat. Kejuaraan ini dilaksanakan selama 3 hari, terhitung Selasa, 25 Februari hingga 27 Februari 2025.

‘’Saya ucapkan selamat bertanding kepada para peserta dan junjung tinggi sportifitas dalam setiap pertandingan. Prinsipnya menang kalah itu biasa, tapi yang utama adalah fair play,’’ ucap Kapolres Eko.

Kejuaraan Pencak Silat
Aksi atraksi tarung sebelum digelarnya pertandingan Kejuaraan Pencak Silat Kapolres Cup Rejang Lebong.

Untuk pemimpin setiap pertandingan, mereka sudah menyiapkan setidaknya 24 wasit atau juri professional yang memiliki lisensi. Sehingga pelaksanaan kejuaraan bisa berjalan denga Fair Play dan menghasilkan juara yang bisa bersaing ke tingkat kejuaraan lebih tinggi.

‘’Makanya saya sudah pesankan agar para juri atau wasit bisa memegang teguh sumpah mereka untuk berlaku adil. Serta mengikuti standard aturan kejuaraan yang berlaku,’’ pesan Kapolres Eko.

Sementara Wabup Hendri menyampaikan hal yang hampir senada, dimana setiap peserta di minta menjunjung tinggi sportifitas dalam setiap pertandingan.

Wabup Hendri juga berharap, kejuaraan ini dapat lebih diperluas peserta dapat berasal dari luar daerah. Sehingga, kejuaraan ini bisa menjadi even regional dan nasional.

‘’Selamat bertanding dan selalu junjung tinggi sportifitas, karena ini adalah ajang kompetisi. Sehingga tunjukanlah kemampuan seoptimal mungkin untuk meraih prestasi setinggi mungkin,’’ demikian Wabup Hendri.

Sementara itu, saat pembukaan atau sebelum dimulainya sesi perlombaan, panitia pelaksanaan terlebih dahulu memberikan perjunjukan menari berupa atraksi para pesilat dari beberapa perguruan.

Diantaranya dari atlet usia dini, seni tunggal baku yang ditampilkan Riyun Satria yang baru berusia 4 tahun dari perguruan silat keluarga pencak silat nusantara. Riyun mendemontrasikan keterampilan memainkan golok dan toya.

Disusul penampilan seni pencak silat dari Ikatan Keluarga Silat Indonesia Kera Sakti, serta atraksi kanuragan yang ditampilkan peserta IKSI Kera Sakti.

Kemudian ada juga penampilan 3 pesilat putra yang menampilkan atraksi ganda atau pertarungan, yang dilanjutkan sesi pertandingan kelas anak usia dini dan langsung penyematan medali kepada 2 juara anak usia dini oleh Kapolres dan Wabup Rejang Lebong.(OIL)

Popular Articles

spot_img

Stay Connected

0FansLike
3,671FollowersFollow
0SubscribersSubscribe

Latest Articles

error: Opss tulisan ini dilindungi Hak Cipta !!