BencoolenTimes.com – Ketua DPD RI, Sultan Bakhtiar Najamudin memuji keaktifan Senator Apt Destita Khairilisani di lembaga DPD RI. Hal itu Ia utarakan saat menyerap aspirasi masyarakat Desa Kembang Mumpo, Kecamatan Semidang Alas Maras, Kabupaten Seluma, beberapa waktu lalu.
Ketua DPD RI, Sultan memberikan apresiasi kepada Destita yang sangat rajin mendengarkan aspirasi masyarakat di Dapil (Daerah Pemilihan) dan paling bersuara ke kementerian.
‘’Kami dipercaya jadi wakil masyarakat Bengkulu di pusat, yang kerjanya adalah mendengar, mengetahui yang terjadi di daerah dan memperjuangkan di tingkat pusat. Nah, di antara kami, Ayuk Destita inilah yang paling aktif bersuara ke kementerian-kementerian dan menyerap aspirasi masyarakat,’’ ungkap Sultan.
Sultan mengaku bangga, dengan beban tugas sebagai pimpinan yang super sibuk menahkodai 152 anggota di lembaga DPD RI, ada yang membantu menyuarakan aspirasi masyarakat Bengkulu ke pemerintah pusat.
‘’Alhamdulillah, kalau pun Bengkulu ini provinsi kecil, kita dipercaya menjadi orang ketujuh di negeri ini. Saya menyaksikan betul perjuangan ayuk Destita, ketika sudah mewakili Bengkulu di setiap rapat dengan kementerian/lembaga terkait, beliau itu yang paling ngotot menyuarakan aspirasi,’’ ucap Sultan.
‘’Kadang-kadang saya amati, saya control, setiap menteri yang datang ke saya selalu menyampaikan, kalau rapat yang paling ngotot itu dari Bengkulu. Siapa? mereka bilang Destita,’’ sambung Sultan.
Sultan menanggapi upaya yang disampaikan Destita sangat bagus sebagai tugas DPD RI memanglah harus banyak bersuara. Sebab menurutnya, dengan bersuara saja banyak yang terabaikan, apalagi yang tidak bersuara sama sekali.
Meski sepenuhnya keputusan pelaksanaan program pembangunan ada di lembaga eksekutif seperti Bupati, Gubernur, Menteri dan Presiden, namun sangat dibutuhkan suara-suara penyambung aspirasi masyarakat dan daerah seperti lembaga DPD RI ini.
Karena itu, RI 7 itu mengaggumi perjuangan Destita hingga tertarik untuk melakukan kunjungan kerja di kampung halamannya di Kembang Mumpo.
‘’Jadi tugas kami ya mengawasi pelaksanaan Undang-Undang, mengawasi program pemerintah daerah dan pusat. Kalau di lembaga eksekutif adalah yang memegang anggaran pembangunan, nah kami selaku DPD adalah tempat pengaduan untuk ditindaklanjuti,’’ lanjut Sultan.
Sultan juga menyinggung peran kerjasama dan kolaborasi antara pemerintah daerah, dan pemerintah pusat. Apalagi saat ini Bengkulu memiliki wakil di tingkat strategis seperti Ketua DPD RI, Menteri dan Gubernur Bengkulu yang banyak memiliki akses ke pemerintah pusat.
Karena apa, Bengkulu ini, Seluma ini berbeda dengan daerah lain yang daerahnya memiliki sumber penerimaan daerah atau PAD. Meski diam, mereka tetap dapat membangun tanpa banyak mencari anggaran keluar.
Sehingga di Provinsi Bengkulu, yang PAD-nya sangat kecil, harus cermat menyari sumber anggaran. Karena itulah perlu kolaborasi, bergotong-royong dan menyatukan visi untuk membangun Bengkulu.
‘’Kalau ibarat kerja itu gotong-royong, memikirkan Bengkulu, maka daerah kita akan cepat terbangun,’’ pungkas Sultan.
Dalam reses ini, Sultan didampingi langsung Senator Apt Destita Khairilisani S.Farm., MSM, dan ayahanda Drs. H. Achmad Sardi, M.Si serta tokoh masyarakat. Pertemuan ini juga menjadi ajang memperkuat silaturahmi dan berbagi kebahagian dengan masyarakat setempat.(RLS/JUL)



