10.5 C
New York
Wednesday, April 22, 2026

Buy now

spot_img

Ketua DPD Sultan Utus Stafsus Tangani Konflik Agraria di Bengkulu

BencoolenTimes.com – Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Sultan Baktiar Najamudin mengecam keras Penembakan terhadap 5 warga Pino Bengkulu Selatan oleh oknum Satuan Pengamaanan (security) Salah satu perusahaan pabrik pengolahan kelapa sawit (PKS) dan menutis Staf khusus Ketua DPD RI Brigjen. Pol. Esmed Eryani untuk langsung terjun kelapangan.

‘’Kita prihatin mengapa ini bisa sejauh ini, negara harus hadir untuk ini. saya langsung perintahkan kepada stafsus brigjendpol . Esmed eryadi kebetulan beliau putra asli bengkulu selatan, untuk turun langsung ke lapangan hari ini untuk berkoordinasi dengan pihak pemerintah daerah dan forkominda Bengkulu Selatan agar cepat mengambil Tindakan yang diperlukan,’’ tegas Sultan melalui siaran pers, Selasa, 25 November 2025 di Jakarta.

Sultan menambahkan dirinya akan menghubungi menko pembangunan dan kewilayahan Agus Harimukti Yudhoyono dan Mentri ATR BPN Yusron Wahid agar dapat mencari silusi terbaik bagi masyarakat yang berkonflik.

‘’Ini mungkin gunung es dari gambaran banyak ksusu yang mungkin serupa di berbagai daerah, kita tidak mau lagi konflik ini berdampak terlalu jauh hingga berubah menjadi tindak kekerasan dan perpecahan,’’ sambung Sultan.

Peristiwa yang ditengarai ekses konflik agraria antara masyarakat setempat dengan PKS ini terjadi setelah puluhan masyarakat Pino melakukan aksi protes karena lahan perkebunan yang Masih dalam status sengketa digusur oleh PKS tersebut sebagai akses jalan.

Sultan berharap semua pihak terkait dapat duduk bersama bermusyawarah untuk mencari solusi terbaik.  Sultan juga mengecam keras tindakan oknum security pabrik yang merespon aksi protes warga dengan tembakan senjata api. ‘’Saya kira hal ini harus diusut secara serius,’’ kata Sultan.

Menurutnya, peristiwa berdarah ini disebabkan oleh konflik agraria yang tidak kunjung diselesaikan secara baik. Kami tidak ingin menyalahkan siapapun, tapi pabrik PKS harus bertanggung jawab atas kerugian yang dialami para korban.

‘’Secara normal tidak ada petani atau masyarakat yang berani berhadapan dengan oknum bersenjata api, kecuali jika Hal yang diperjuangkannya adalah lahan hidup mati keluarganya,’’ sebut Sultan.

Sultan berharap masyarakat Pino tetap tenang dan menahan diri. ‘’Kami akan minta pihak kepolisian untuk menindak tegas oknum pelaku penembakan tersebut,’’ tutupnya.(JUL/RLS)

Popular Articles

spot_img

Stay Connected

0FansLike
3,671FollowersFollow
0SubscribersSubscribe

Latest Articles

error: Opss tulisan ini dilindungi Hak Cipta !!