Lanal Selamatkan Baby Lobster dari Nelayan “Nakal”

Nelayan diberi sosialisasi dan pembinaan agar tidak menangkap baby lobster

BencoolenTimes.Com, – Razia yang dikomandoi langsung Danlanal Bengkulu Letnan Kolonel Laut (P) M. Andri Wahyudi, menjaring 16 nelayan yang diduga “nakal” menangkap baby lobster di perairan Muara Sabat, Kabupaten Kaur, Selasa (2/4/2019).

“Tadi kita telah menyelamatkan 30 baby lobster dari hasil tangkapan dengan merazia 16 nelayan yang informasinya diduga sering melakukan jaring baby lobster. Kami menyita 186 jaring (waring) yang digunakan menangkap baby lobster,” ujar M. Andri saat di hubungi lewat pesan WhatsApp.

Danlanal mengatakan razia nelayan ini dalam rangka mengurangi kejahatan penangkapan benur atau biasa disebut baby lobster. Razia ini atas kerjasama Lanal Bengkulu dengan Balai Karantina Provinsi Bengkulu dan Dinas Kelautan Perikanan Kaur.

“Dari 16 nelayan yang terjaring razia, kita kumpulkan dan didata serta diberikan sosialisasi oleh Kadis DKP Kab. Kaur, Kepala Balai Karantina Perikanan Prov. Bengkulu terkait peraturan dan larangan penangkapan Benur serta sangsi hukum yang dapat diberikan kepada nelayan,” ujarnya.

Setelah diberikan sosialisasi, sambung Danlanal, 16 nelayan tersebut dilepaskan. “Nelayan tersebut menandatangani surat pernyataan untuk tidak melakukan kegiatan penangkapan benur. Jika mengulangi kembali siap untuk diproses hukum,”pungkasnya. (Ros/SM).